Pasang Surut Perjalanan Karier Barli Asmara

Barli Asmara.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Linda Hasibuan

VIVA.co.id – Tidak dipungkiri nama Barli Asmara saat ini mulai diperhitungkan sebagai salah satu fesyen desainer terbaik Tanah Air. Mengawali karier sejak tahun 2000, kini Barli kembali menorehkan kontribusinya di industri fesyen Tanah Air melalui sebuah buku berjudul Lima Belas Warsa Barli Asmara, Di antara Gemerlap Ornamentasi.

Buku yang ditulis Syahmedi Dean ini menceritakan pasang surut perjalanan karier seorang Barli Asmara yang konsisten membangun masa depannya di dunia fesyen selama 15 tahun. Pria berusia 38 tahun ini ternyata memiliki perjalanan yang tak semulus dibayangkan.

Buku ini memiliki detail yang mendalam dengan menceritakan perjalanan karier Barli Asmara. Selain itu penjabaran selera berpakaian yang baik di masa kecil yang ditumbuhkan keluarga besarnya dan kiprahnya di berbagai fashion show pentas seni remaja.

"Ide pembuatan buku ini awalnya hanya obrolan sekilas dengan bapak Salman (Marketing Director Wardah). Kemudian buku ini diproses dengan konsep alur dan alur cerita yang ditulis dengan baik oleh Syahmedi Dean dengan format yang elegan bertata lay out modern," ujar Barli Asmara di kawasan Jakarta Pusat, Senin, 24 Oktober 2016.

Pria kelahiran Bandung ini menambahkan bahwa buku ini terbagi dalam 17 bagian ini sangat beralur memainkan emosi dari pencapaiannya yang mencintai industri fesyen. Sementara sang penulis Syahmedi Dean sang penulis buku mengakui bahwa dalam proses penulisan dia banyak mewawancarai relasi Barli yang mendampinginya ketika jatuh bangun.

“Dari buku ini saya juga ingin memperlihatkan bagaimana seorang fesyen desainer bisa melakukan tanpa melalui pendidikan fesyen formal, lingkungan yang telah membentuknya dan bagaimana ia bisa bersaing di bisnis fesyen ini," kata Syahmedi Dean.

Buku yang diterbitkan Gramedia Pustaka Utama tersebut memiliki 280 halaman disertai dokumentasi berbagai macam unsur detail ciri khas desain yang telah dibuat Barli dari tahun 2000. 

Sebelumnya Barli berkolaborasi dengan tiga desainer ternama di Tanah Air dalam ajang Jakarta Fashion Week 2017. Mereka adalah Dian Pelangi, Zaskia Sungkar, dan Ria Miranda. Keempat perancang busana ini juga menciptakan tren make-up bertajuk Youniverse.

Keempat tren make-up ini dipertegas dengan rancangan busana masing-masing desainer. Dian Pelangi dengan brave look menggambarkan sosok wanita yang tegas dan berani dalam menjalani kehidupan.

Sementara Zaskia Sungkar dengan genuine look menggambarkan perempuan yang autentik dan tidak ragu dalam mewujudkan citranya. Barli Asmara mengeluarkan karyanya dengan tren make-up serene look, yang menggambarkan sisi keanggunan dan wanita itu memikat.

Dan Ria Miranda dengan tampilan faithful menggambarkan kelembutan perempuan.