Sophia Theallet Ogah Mendesain Pakaian Melania Trump

Melania Trump, calon
Sumber :
  • REUTERS/Mike Segar

VIVA.co.id – Desainer yang membuat pakaian untuk Michelle Obama dalam penampilan publiknya sebagai Ibu Negara Amerika Serikat (AS) tidak hanya membanggakan, tapi juga dapat meningkatkan penjualan produk fesyen.

Namun, salah satu desainer yang telah bekerja sama dengan Michelle selama delapan tahun, memilih tidak akan mencari keuntungan bisnis dari Ibu Negara berikutnya, Melania trump.

Desainer itu adalah Sophie Theallet, yang telah mengumumkan akan menghindari kerja sama dengan mantan model seksi yang secara resmi akan menjadi First Lady pada Januari 2017 mendatang.

Desainer kelahiran Prancis, yang telah membuat pakaian untuk Michelle pada beberapa kesempatan, menulis dalam sebuah surat yang diunggah ke dalam akunnya di Twitter. Dia mengaku memiliki nilai-nilai yang bertolak belakang dengan Donald Trump, sehingga tidak bisa melakukan hubungan profesional dengan istrinya.

"Sebagai orang yang merayakan dan mengupayakan keragaman, kebebasan individu, dan menghormati semua gaya hidup, saya tidak akan berpartisipasi dalam membuat pakaian atau berhubungan dengan cara apapun dengan First Lady berikutnya. Retorika rasisme, seksisme, dan xenophobia dipicu oleh kampanye suaminya yang tidak sesuai dengan nilai-nilai hidup kita," kata Theallet, yang mengidentifikasi dirinya sebagai seorang imigran di AS, seperti dilansir dari Racked.

Sejumlah desainer ternama seperti Marc Jacobs dan pemimpin majalah mode Vogue, Anna Wintour di industri fesyen New York memberi dukungan kepada Hillary Clinton selama kampanye pemilihan umum (pemilu). Namun, kemenangan mengejutkan Donald Trump membuat  desainer dan editor majalan mode yang sebelumnya mendukung Hillary bingung menghadapi keluarga Presiden AS berikutnya tersebut.

Sementara mereka yang memutuskan untuk tidak berinteraksi dengan keluarga Trump mungkin akan kehilangan satu peluang bisnis. Dan dalam suratnya, Theallet mendorong desainer lainnya untuk mengikuti jejaknya.

"Integritas adalah uang yang sebenarnya," tulis dia di akhir surat terbuka itu.