Tips Investasi dari Penulis Buku Rich Dad Poor Dad

Penulis buku Rich Dad Poor Dad karya Robert T. Kiyosaki.
Sumber :
  • Istimewa

VIVA.co.id – Bagi para pebisnis, pasti pernah membaca, atau setidaknya tahu tentang buku Rich Dad Poor Dad karya Robert T. Kiyosaki. Buku tersebut cukup terkenal, karena memberikan tips investasi dan cara memulai bisnis.

Ada beberapa poin penting yang bisa Anda ikuti dari buku tersebut, di antaranya:

Investasi tidak selalu tentang uang

Beberapa investor merasa harus melihat secara realistis, namun dengan pandangan seperti itu mereka menjadi tidak menghargai proses dan menggunakan berbagai cara untuk mencapai kesuksesan. Sukses dan kaya, memang bisa dicapai dengan instan, namun tidak membuat Anda bertambah pintar dan sukses secara abadi.

Robert, bahkan berbicara krisis ekonomi akan menimbulkan orang kaya baru dan orang sukses baru. Tentu saja, hal ini mengindikasikan bahwa setiap proses sangatlah penting.

Mereka juga berada pada keadaan, di mana uang bukanlah segalanya. Bagaimana mereka bertahan hidup dalam krisis ekonomi, bertahan agar bisa makan dalam jangka yang panjang, dan memiliki pendapatan di saat terakhir.

Hasil yang dimiliki merupakan kecerdasan dari yang ia miliki secara finansial, selain kerja keras dan juga berdoa. Sehingga, uang bukan poin utama dalam sebuah investasi jika ingin sukses.

Semakin banyak memberi, semakin banyak mendapat

Uniknya investor terkaya ini, justru menyalahi hukum dari bisnis, yang menyebutkan bahwa bila Anda bisa sehemat mungkin, maka Anda akan bertambah sukses. Robert mengatakan pada Oprah Winfrey Show bahwa ia memberikan amal dan memberikan sebagian pendapatannya bagi yang membutuhkan, termasuk para pekerja.

Robert memiliki prinsip, seberapa banyak mereka bekerja, maka sebesar itu pula ia akan menghargainya. Uang dan investasi dipercaya memiliki nilai spiritual.

Bukan berarti, Anda bisa menuntut kenaikan gaji, namun tanpa menambah beban kerja. Ia percaya semakin banyak ia memberi, maka semakin banyak yang bisa ia dapatkan. Karena, kembali pada dasar prinsip Robert, bahwa investasi tidak hanya uang, melainkan pengalaman, kecerdasan, dan pelajaran.

Pengalaman mengajarkan segalanya

Sebelum sukses ada di tangan, tentu saja banyak yang harus dilewati. Seperti berbagai pengalaman, pelajaran, kegagalan, bangkrut, dan berbagai hal lainnya.