Cara Memulihkan Bisnis yang Hampir Bangkrut

Ilustrasi bangkrut.
Sumber :
  • Pixabay/Maialisa

VIVA.co.id – Semua pengusaha yang hari ini dapat disebut sukses pasti pernah mengalami kegagalan. Bahkan, pendiri waralaba restoran ayam goreng sekelas KFC, Koloner Sanders, pernah hampir gulung tikar karena bertahun-tahun mengalami kegagalan bisnis. 

Tapi ada yang menarik dari mereka yang berhasil melewati krisis, sebab biasanya tumbuh semakin kuat. Dan bagi Anda yang mungkin tengah menghadapi situasi sama dan kebingungan bagaimana memperlakukan bisnis Anda, berikut cara-cara yang dapat dilakukan dikutip dari CekAja.com, pada Kamis 20 April 2017.

1. Minta masukan dari pengusaha senior

Biasanya perlambatan bisnis terlihat dari penjualan yang turun drastis. Anda harus rajin mengamati perkembangan grafik ini. Bila sudah terjadi kecenderungan penjualan menurun, mungkin Anda perlu melakukan konsultasi. Bila Anda masih punya dana, lakukan konsultasi dengan konsultan bisnis. 

Lalu, bila modal Anda sudah tipis, mungkin Anda bisa minta masukan dari pengusaha senior yang ada dalam jangkauan komunitas Anda. Sebagai senior dia tentu pernah berada di posisi tersebut. Minta saran bagaimana sebaiknya menyikapi kondisi Anda. Bila teman Anda itu tergolong pengusaha yang baik, dia pasti akan memberikan saran bahkan tak mustahil memberikan perhatian khusus hingga Anda bisa lolos dari krisis bisnis yang tengah dihadapi.

2. Lakukan perubahan radikal

Anda juga harus menganalisis apa penyebab utama kemandekan bisnis Anda. Setelah menemukan masalahnya, lakukan perubahan secara radikal. Tidak bisa setengah-setengah. Bahkan, bila Anda harus mengubah core bisnis sekalipun, lakukan bila itu dapat menyelamatkan bisnis Anda. Hal ini bisa kita lihat dari perjalanan PT Pos Telekomunikasi Indonesia. 

Kecanggihan teknologi komunikasi dan internet, hadirnya pesaing baru di bidang logistik membuat bisnis utama perusahaan pelat merah ini terpukul. Setelah nyaris bangkrut, PT Pos pun melakukan perubahan radikal. Tidak lagi mengandalkan bisnis logistik dan pengiriman surat, Pos pun memanfaatkan aset yang tersebar di seluruh Indonesia dengan mendirikan toko ritel, penyaluran kredit bahkan properti.

3. Ajukan pinjaman usaha

Setelah mengetahui permasalahan dan memahami solusinya, sekarang adalah saatnya menjalankan rencana aksi penyelamatan bisnis. Namun, dalam kondisi bisnis mengalami laba yang minus jalan terakhir untuk menyelamatkan perusahaan dapat dilakukan dengan mengajukan modal bisnis atau pinjaman usaha. 

Anda dapat mengajukan pinjaman tersebut pada bank secara online. Di sinilah waktu yang krusial. Pahami cara mengajukan pinjaman bisnis agar proposal permohonan kredit usaha yang Anda ajukan disetujui oleh bank.

4. Jangan menyerah

Habiskan kegagalan Anda sekarang juga, sehingga ke depannya yang tersisa hanya tinggal kesuksesan. Bila Anda mengalami kesulitan, jangan pernah menyerah. Anda harus tetap semangat seolah-olah bisnis yang Anda jalani tidak mengalami masalah apapun. Bila Anda tidak menyerah, maka optimisme tersebut akan menular pada pekerja dan rekan bisnis Anda.