4 Kiat Jitu Sukses Berkarier Jauh dari Keluarga

Ilustrasi karyawan.
Sumber :
  • Reuters

VIVA.co.id – Ada banyak kesempatan perbaikan karier yang datang saat seseorang bekerja di perusahaan internasional. Salah satunya adalah kesempatan untuk bekerja di luar negeri. Tentunya, kesempatan ini sangat sayang dilewatkan bila Anda ingin meningkatkan karier dan menambah pengalaman. 

Tapi, ada saja orang yang melewatkan kesempatan ini dengan alasan keluarga. Dan, bila keluarga khususnya pasangan dan anak Anda mendukung, kenapa tidak memanfaatkan kesempatan ini. Untuk urusan pengeluaran yang berlipat karena suami dan istri tidak hidup di satu atap, ini kiat bantu Anda berhemat seperti dikutip dari CekAja.com, pada Jumat 5 Mei 2017..

1. Sisihkan gaji dan bonus untuk pulang

Biasanya, pengeluaran paling boros yang dikeluarkan orang yang bekerja di luar negeri adalah ongkos untuk pulang. Apalagi bila Anda bekerja di Eropa atau Amerika. Biaya pulang pergi pesawat bisa menguras habis tabungan. Nah, untuk itu mau tak mau Anda harus lebih berhemat lagi dengan menyisihkan gaji untuk membeli tiket pesawat. 

Bila Anda pulang enam bulan sekali atau setahun sekali, hitung kebutuhan rata-rata ongkos perjalanan dan bagi dengan penghasilan yang diterima tiap bulannya. Contohnya, tiket pulang pergi ke Belanda membutuhkan sedikitnya Rp30 juta. Artinya, tiap bulan Anda harus menabung sedikitnya Rp2 juta sehingga Anda mendapatkan Rp24 juta di akhir tahun. Kekurangannya bisa Anda tambal menggunakan bonus yang pasti Anda terima di akhir tahun.

2. Kalau tidak sempat pulang gunakan video call

Bagi Anda yang hidup di era digital seperti sekarang, berhubungan jarak jauh bukan lagi masalah. Bila sebelum kemunculan video call orang hanya bisa mendengar suara masing-masing menggunakan telepon. Belum lagi biaya telepon sangat mahal karena Anda harus melakukan panggilan internasional. 

Tapi, saat ini orang bisa bertatap muka secara langsung hanya melalui ponsel pintar masing-masing. Nah, kalau Anda tidak sempat pulang atau harus menunda kepulangan, usir saja rasa rindu terhadap keluarga dengan melakukan panggilan video. Cukup gunakan jaringan wifi, Anda bisa saling berkomunikasi dengan keluarga tanpa harus menjebol isi tabungan untuk membayar tagihan pulsa.

3. Kalau pulang bawa sesuatu untuk dibisniskan

Ini salah satu cara yang bisa meningkatkan pendapatan. Bila Anda mau ongkos perjalanan tidak terlalu menguras kocek pribadi, beli saja barang-barang untuk dijual kembali saat pulang ke Indonesia. Bila perlu jual barang itu melalui sistem pre order di mana mereka yang berminat membeli harus melakukan transfer terlebih dahulu ke rekening Anda. Posting di media sosial Anda bahwa Anda juga menerima jasa titip untuk pembelian barang-barang di luar negeri.

Selain itu,  lakukan juga hal yang sebaliknya ketika Anda harus kembali ke luar negeri untuk bekerja. Bahkan, bila Anda punya waktu luang bukan tidak mungkin Anda bisa menjadi importir atau eksportir yang sukses.

4. Gunakan asuransi jiwa dan asuransi kesehatan untuk keluarga

Jangan pernah meninggalkan keluarga tanpa sebelumnya melindungi keluarga Anda itu dengan asuransi jiwa dan asuransi kesehatan. Sebab, jika sesuatu terjadi pada diri Anda dan keluarga, kondisi finansial keluarga tidak berantakan. Misalnya, ketika Anda di luar negeri anak jatuh sakit dan harus masuk perawatan. 

Bila tidak memiliki asuransi kesehatan, pengeluaran Anda tentu akan berlipat-lipat karena harus membiayai kebutuhan anak sambil menghidupi diri sendiri dan keluarga yang lain. Sementara, dengan adanya asuransi, risiko tersebut dapat dialihkan pada perusahaan asuransi.