Kiat Hemat Hadapi Bulan Puasa
- Cukup sisihkan 10 persen saja, jika memang pola pembagian di atas tidak bisa diterapkan. Ambil 10 persen dari penghasilan itu untuk menambah budget keperluan lainya menjelang Ramadan.
2. Penggunaan pos dana 40 persen
Menyisihkan dana sebesar 40 persen dari penghasilan, tentunya berada dalam jumlah yang cukup besar. Dana ini bisa digunakan untuk keperluan dan pengeluaran yang biasanya membutuhkan dana cukup besar.
Gunakan hal itu untuk memenuhi kebutuhan selama bulan Ramadan, seperti membeli lauk pauk, vitamin dan juga membeli bahan olahan makanan lainnya. Setelah itu Anda bisa menggunakan untuk keperluan keluarga, seperti membeli pakaian anak-anak dan kebutuhan anda serta anggota keluarga lain.
Jika masih bersisa, Anda bisa menggunakannya untuk keperluan lain yang belum bisa terpenuhi sebelumnya.
3. Membuat daftar belanja
Membuat daftar belanjaan ini ternyata memang bermanfaat untuk mendukung penghematan kita saat menjelang Ramadan dan Hari Raya. Adanya catatan tersebut dapat menahan kita saat menginginkan sesuatu yang bukan kebutuhan kita, selain itu belanja kita juga lebih teratur.
Buat lis belanjaan Anda, mulai dari yang terpenting harus dibeli sampai yang bisa dinanti-nantikan. Jangan lupa sertakan total budget rata-rata yang harus dikeluarkan untuk pembelanjaan tersebut, belanja Anda akan lebih teratur.
4. Hindari belanja secara sekaligus
Berbelanja minimal sebelum Ramadan tampaknya akan lebih hemat, namun sebenarnya bisa saja malah lebih boros dari sebelumnya. Saat belanja sekaligus untuk satu bulan, Anda belum tentu tahu apakah makanan atau minuman juga bahan makanan yang dibeli benar-benar akan dikonsumsi saat Ramadan nanti.
Untuk itu, sebaiknya Anda berbelanja secara terus-menerus, namun Anda mengetahui apa yang harus dibeli dan dibutuhkan, apa yang sebenarnya tidak diperlukan. (ase)