Hubungan Penuh Toleransi Keluarga Nina Tamam

Nina Tamam
Sumber :
  • Bobby Agung/ VIVA.co.id

VIVA.co.id – Nina Tamam terlahir di keluarga yang memiliki keberagaman agama yang membuat kesan perayaan Ramadan baginya sangat penuh toleransi.

Jadi, sedari kecil hingga saat ini Nina belajar untuk dapat menghargai agama yang berbeda. Kondisi itulah yang menurutnya, membuat keluarganya unik dibanding yang lain.

"Toleransi terasa banget. Wong mertua ku Nasrani. Eyangku almarhum dari Muntilan, itu Katolik kan. Jadi, keluarga mamaku ada Katolik, Kristen, lengkap lah," ujarnya, saat ditemui di Grand Hyatt Jakarta, Selasa malam, 6 Juni 2017.

Suami Nina, Erikar Lebang adalah seorang mualaf. Ia bercerita saat suaminya meminta izin dari keluarganya untuk menjadi Muslim, keluarganya pun menghormati pilihannya.

Lebaran tahun ini, ia tidak ada rencana untuk mudik. Rencana liburan bersama keluarga pun belum ada.

"Enggak ada mudik, orangtua ku di sini (Jakarta) semuanya. Rencana liburan belum sih. Setelah Lebaran ada rencana liburan, tetapi sama kantor, kerja," ucapnya.

Tradisi Lebaran di keluarganya, diungkapkannya tidak ada sungkeman. Hanya berkeliling silahturahmi ke sanak saudara.

"Karena, ayah mertuaku Nasrani. Kalau Lebaran ikut keliling. Gimana caranya ngejaga, supaya dia enggak ngerasa terasingkan. Tetapi, dia baik-baik aja," ungkapnya.

Saat Hari Raya Natal dan Paskah, Nina pun mengungkapkan terkadang ikut bersuka cita dalam perayaannya bersama keluarga yang merayakan.

Sementara itu, selama bulan puasa ini dirinya sengaja tidak menyibukkan diri dengan pekerjaan. Dia senang mengisi Ramadan hanya dengan berkumpul bersama anaknya, tanpa disibukkan oleh pekerjaan. Terutama, saat momen pagi hari.

Ia pun mengaku menolak, saat ada tawaran syuting pagi. "Ada tawaran syuting pagi, tetapi enggak deh. Bukannya nolak rezeki, tetapi kalau sudah punya anak terus dipeluk, terus mau kerja tuh rasanya berat banget. Aku enggak pingin kayak gitu. Aku enggak akan melewatkan tidur pagi sama anakku," jelasnya. (asp)