Bankir Ungkap Tantangan Bos OJK Terpilih

Wimboh Santoso.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

VIVA.co.id – Oversea-Chinese Banking Corporation Limited (OCBC NISP) berkomitmen penuh mendukung Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan periode 2017-2022 yang telah resmi dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat, Kamis malam, 8 Juni 2017. 

Presiden Direktur OCBC NISP Parwati Surjaudaja mengungkapkan, dalam era globalisasi seperti saat ini, Ketua Dewan Komisioner OJK terpilih Wimboh Santoso dan enam anggota DK OJK lainnya memiliki tantangan tersendiri untuk menjadikan industri keuangan nasional mampu membantu perekonomian selama lima tahun ke depan. 

“Harapan dan tantangan kita semua adalah bagaimana menjadikan industri keuangan Indonesia bisa bersaing dengan negara lain, terutama di era transparansi seperti sekarang,” kata Parwati, melalui pesan singkatnya kepada VIVA.co.id, Jakarta, Jumat 9 Juni 2017.

Menurutnya, dibutuhkan habitat yang memungkinkan untuk memperkuat kolaborasi agar mampu mewujudkan industri keuangan yang berdaya saing. Tidak hanya kerja sama antara para pelaku industri keuangan, melainkan juga bagaimana kerja sama para regulator terkait.

“Tentunya peran OJK sangat besar dalam hal ini,” kata Parwati.

Sebagai informasi, setelah menggelar uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test sejak awal Juni 2017, Dewan Perwakilan Rakyat akhirnya secara resmi menetapkan struktur kepemimpinan baru Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan periode 2017-2022.

Wimboh berhasil mengantongi sebanyak 50 suara dari total 56 anggota parlemen yang memberikan hak suara. Hasil tersebut, unggul mutlak dari pesaingnya Sigit Pramono yang hanya mendapatkan empat suara. Sementara satu suara, memilih untuk abstain. 

Sementara enam anggota OJK lain yang terpilih diantaranya adalah Riswinandi yang sebelumnya mencalonkan diri sebagai Wakil Ketua DK OJK, Heru Kristiyana yang sebelumnya mencalonkan diri sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan, kemudian Nurhaida yang sebelumnya mencalonkan diri sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal.

Lalu, Hoesen yang sebelumnya mencalonkan diri sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan dan Lembaga Jasa Keuangan lainnya, Ahmad Hidayat yang sebelumnya mencalonkan diri sebagai Ketua Dewan Audit, dan Tirta Segara yang sebelumnya mencalonkan diri sebagai Anggota yang membidangi Edukasi dan Perlindungan Konsumen.