Telkom Jamin 10 September Migrasi Pelanggan Kembali Normal

Konferensi pers Telkom soal gangguan satelit Telkom 1
Sumber :
  • VIVA.co.id/Afra Augesty

VIVA.co.id – PT Telekomunikasi Indonesia Tbk melaporkan progres pemulihan Satelit Telkom 1 dan migrasi pelanggan, seperti penyediaan transponder dan repointing antena ground segment, mencapai 55 persen.

Direktur Utama Telkom, Alex J Sinaga, mengatakan, proses ini akan terus dilakukan bertahap hingga 10 September 2017, di mana mengupayakan seribu ground segment di-repointing per hari yang dimulai dari 28 Agustus 2017.

"Kalau kira-kira 1.000-1.500 per hari, maka tanggal 10 September sudah recovery semua. Saat ini, dari 2.825 site, 2.591 di antaranya adalah ATM (Anjungan Tunai Mandiri), dan itu sudah berfungsi normal," kata Alex di Gedung Kominfo Jakarta, Rabu, 30 Agustus 2017.

Data Telkom mencatat bahwa Satelit Telkom 1 memiliki jumlah pelanggan sebanyak 63 pelanggan, yang mana delapan di antaranya merupakan provider Very Small Aperture Terminal (VSAT) yang memiliki 12.030 site, dari total ground segment sebanyak 15.000 site yang di-repointing.

"Di tahapan kedua ini site yang sudah selesai di-repointing sebanyak 2.824 site ground segment. Kami mengerahkan 1.200 teknisi ke lapangan untuk repointing mulai dari Sabang sampai Merauke," tuturnya.

Selain itu, Alex mengakui kalau perseroan diminta untuk melapor ke Bank Indonesia khusus mengenai perkembangan VSAT ATM, yang nantinya disampaikan ke perbankan.

Seperti diketahui, ribuan mesin ATM dan mesin pembayaran elektronik milik PT Bank Central Asia Tbk (BCA), PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), serta PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN), mengalami offline sejak Jumat, 25 Agustus pekan lalu. Pemulihan gangguan diperkirakan memerlukan waktu selama dua pekan.