Anomali Satelit Telkom 1, 5.912 Site Telah Dipulihkan

Teknisi Telkom merepointing satelit di sebuah stasiun TV di Semarang, Jawa Tengah.
Sumber :
  • Twitter/@TelkomIndonesia

VIVA.co.id – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom, terus mengupayakan percepatan pemulihan layanan pelanggan Satelit Telkom 1 yang mengalami anomali mulai Jumat 25 Agustus 2017. Dengan mengerahkan lebih dari 1000 teknisi Telkom Group di seluruh Indonesia, BUMN telekomunikasi itu telah berhasil memulihkan layanan sesuai dengan target harian yang direncanakan.

Sejak dimulainya upaya pemulihan layanan, realisasi repointing antena ground segment hingga Kamis malam 31 Agustus 2017, telah mencapai lebih dari 100 persen dari target kumulatif harian. Tercatat jumlah site yang berhasil dipulihkan secara total sebanyak 5.912 site. Dengan kata lain, sejauh ini proses pemulihan telah berjalan sesuai rencana.

Total site yang telah pulih tersebut terdiri dari  5.359 site Very Small Aperture Terminal (VSAT) yang sebagian besar merupakan VSAT untuk layanan Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Satu site VSAT ATM biasanya mampu memfasilitasi lebih dari satu mesin ATM. Kecepatan pemulihan per Kamis kemarin telah mencapai 1.200 site per hari, sedangkan total target pemulihan layanan sebanyak 15.000 site.

Sebelumnya, pada Rabu 30 Agustus 2017, Telkom telah berhasil menyelesaikan migrasi seluruh transponder pelanggan Satelit Telkom 1 ke transponder Satelit Telkom 2, Satelit Telkom 3S, dan satelit lainnya.

Keberhasilan pencapaian ini, Telkom berterima kasih atas dukungan Kementerian BUMN dan Kementerian Kominfo serta kerja sama yang baik dengan para pelanggan yang berperan aktif dalam proses pemulihan layanan. Untuk itu, Telkom mengapresiasi kepada seluruh pelanggan dan berharap proses pemulihan ini dapat diselesaikan sesuai rencana hingga 10 September 2017.