Jelang Tutup Buku, Sri Mulyani Intip Serapan APBN di KPPN

Menteri Keuangan di kantor pelayanan perbendaharaan negara (KPPN) Jakarta II.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Fikri Halim

VIVA – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menengok aktivitas akhir tahun di kantor pelayanan perbendaharaan negara (KPPN) di jalan Wahidin Raya, Jakarta Pusat. Ia mengatakan, banyak aktivitas dari kementerian dan lembaga (K/L) dari sisi satuan kerja yang melakukan pencairan anggaran di akhir tahun ini.

"Hari ini di KPPN Jakarta II ini melayani lebih dari separuh APBN 2017. Tadi saya lihat aktivitas banyak K/L dari sisi satker melakukan kegiatan pencairan anggaran di hari-hari terakhir," kata Sri Mulyani, Jakarta, Kamis 21 Desember 2017.

Ia mengatakan, aktivitas pencairan anggaran dapat dilakukan pada minggu ini dan akan berakhir pada 30 desember 2017 nanti. "Karena bank kita minta buka sampai tanggal 30 sore," kata dia.

Ia pun mengaku senang prosedur pencairan anggaran sudah lebih baik dalam pelaksanaannya. Seperti satuan kerja (satker) dari Kementerian dan Lembaga yang melakukan pencairan anggaran menggunakan kartu identitas yang mudah dikenali. "Satker sudah pakai ID card, ini mengefisienkan," kata dia.

Ia pun mengungkapkan, pihaknya juga memiliki pilot project sakti, di mana sistem pengalokasian dokumen menjadi lebih reliable dan mampu mempersingkat waktu serta mempermudah pencairan anggaran.

"Saya senang inovasi dari Ditjen Perbendaharaan ini. Tentu saya sangat concern dan kehandalan dari infrastruktur nya dengan demikian, kehandalan pusintek (pusat informasi dan teknologi), pengelolaan sistem pembayaran dan pengelolaan keuangan negara baik penerimaan maupun belanja," kata dia.

Menambahkan, Kepala KPPN II, Hari Winarno mengatakan, beberapa tahun lalu saat ID card dan sistem lainnya belum diterapkan, sempat terjadi permasalahan saat pencairan anggaran.

"Beberapa tahun lalu di akhir menyelesaikan terjadi masalah di K/L (kementerian dan atau lembaga). Saat dikonfirmasi K/L merasa bukan mereka yang melakukan. Dengan ID ini aktivitas K/L melakukan pencairan betul-betul orang yang mewakili," tutur dia.

Berdasarkan data Kementerian Keuangan, capaian realisasi belanja menunjukkan bahwa kinerja penyerapan tahun anggaran 2017 disebut lebih baik. Sampai dengan akhir tahun 2017, berdasarkan data terakhir, realisasi belanja negara mencapai 93,5 persen dari APBN-P 2017 atau sekitar Rp1.993,6 triliun lebih.