Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Insight

Informasi

Mengintip Efektivitas Relaksasi PPN Dongkrak Sektor Properti

Selasa, 15 Juni 2021 | 01:27 WIB
Foto :
  • ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah
Ilustrasi proyek perumahan.

Data BTN, penyaluran KPR Subsidi tercatat naik 9,04 persen year on year menjadi Rp122,96 triliun. KPR Non-subsidi juga mulai menunjukkan peningkatan tipis di level 0,2 persen yoy menjadi Rp80,15 triliun pada akhir Maret 2021. Secara total, pertumbuhan kredit di segmen perumahan tumbuh sebesar 3,23 persen yoy menjadi Rp236,57 trilliun.

"Industri perumahan telah membuktikan menjadi salah satu sektor yang membantu pemulihan ekonomi nasional. Pemerintah sudah sangat membantu sektor perumahan dalam bangkit kembali dengan berbagai insentif yang dikucurkan,” ujar Haru di Jakarta, dikutip dari keterangannya, Selasa, 15 Juni 2021.

Baca Juga

Karena itu, menurut Haru, meski pemulihan ekonomi nasional sudah berjalan sesuai dengan yang diharapkan, namun berbagai insentif masih diperlukan. Khususnya, perpanjangan relaksasi PPN diyakini bakal lebih mendorong minat masyarakat untuk membeli rumah. 

“Kita mendukung permintaan REI untuk memperpanjang insentif PPN karena memang PPN itu bisa dimanfaatkan jika transaksi terjadi. Jadi kalau itu bisa diperpanjang sangat membantu meningkatkan demand,” tegas Haru.

“Ini (insentif PPN) salah satu yang menarik bagi para pembeli, apalagi waktunya bisa diperpanjang sampai akhir tahun ini itu akan membantu,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Direktur Utama Bank BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, Pemerintah Daerah (Pemda) juga memberikan perhatian yang sama dengan Pemerintah Pusat dalam mendorong sektor properti. Seperti memberikan relaksasi kemudahan regulasi perizinan.

Baca juga: Transaksi di ATM Link Dipastikan Tetap Gratis, DPR Apresiasi Himbara

Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler