Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Insight

Informasi

Benarkah Mudik Buat COVID-19 Melonjak, Begini Catatan Danareksa

Rabu, 16 Juni 2021 | 11:40 WIB
Foto :
Ilustrasi pasien covid-19.

VIVA – Persoalan mudik Lebaran atau Idul Fitri 2021 menjadi salah satu kambing hitam dari lonjakan Pandemi COVID-19 yang terjadi saat ini. Pemerintah bahkan mengatakan hal ini sebagai cerminan dampak mudik ramai-ramai.

Akan tetapi, mengutip dari laporan Danareksa Reserach Institute (DRI) bertajuk 'Hari Raya Idul Fitri, Momentum Pemulihan Ekonomi' tergambar bahwa masyarakat malah cenderung patuh terhadap kebijakan larangan mudik yang dikeluarkan pemerintah sendiri.

Baca Juga

Berdasarkan laporan DRI's Pulse Check edisi Juni 2021 tersebut, tergambar bahwa 93,27 persen kegiatan masyarakat selama Lebaran pasca pelarangan mudik berada di rumah, 46,11 persennya silaturahmi dalam kota dan hanya 2,49 persennya yang mudik luar kota.

Di sisi lain, rendahnya mobilitas selama libur Lebaran juga terlihat pada Google Mobility Index. Laporan yang dikomandoi Chief Economist DRI Moekti P. Soejachmoen ini mengungkapkan, secara umum mobilitas pada semua tempat atau fasilitas publik juga menurun pada periode libur Lebaran kecuali taman rekreasi.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler