Bos BRI Pede Capai Target Laba Rp45 T dari Jualan Pecel, Kok Bisa?

Direktur Utama BRI, Sunarso
Sumber :
  • Humas BRI

VIVA – PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk menargetkan bisa meraup laba hingga Rp45 triliun pada 2022. Hal itu bakal diwujudkan dengan dengan tetap berjualan 'pecel'.

Direktur Utama BRI Sunarso menjelaskan, berjualan 'pecel' yang dimaksud yaitu pembiayaan di sektor mikro dan ultra mikro. Dengan begitu diyakini performa BRI terus melesat hingga akhir tahun. 

Keyakinan itu tegas Sunarso, tercermin dari kinerja BRI yang terbukti tahan menghadapi krisis pandemi.

"Kita akan tetap jualan pecel. Ditargetkan laba BRI Rp40 triliun ya kalau meleset pun Rp45 triliun," ujar Sunarso lewat keterangan di Jakarta, dikutip dari Antara, Kamis, 19 Mei 2022.

Sunarso menyampaikan paparan performa BRI yang melesat 78,13 persen pada kuartal I-2022. Pada periode itu, BRI membukukan keuntungan Rp12,22 triliun.

Direktur Utama BRI Sunarso

Photo :

Pencapaian itu merupakan bukti komitmen BRI yang dapat menjaga kinerja yang berkelanjutan dengan fokus pada penyelamatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Serta menjadi partner strategis pemerintah dalam program pemulihan ekonomi nasional.

BRI, menurut Sunarso pun kembali ke khittah-nya yaitu fokus pada sektor UMKM, bahkan lebih kecil dan dalam lagi ke ultramikro. Hal itu membuahkan hasil di tengah pandemi COVID-19 yang masih berlangsung, BRI terus menorehkan prestasi tingkat dunia.

BRI dinobatkan menjadi perusahaan publik terbesar di Indonesia dalam pemeringkatan Forbes 2022 Global 2000 World’s Largest Public Companies in Indonesia. Adapun secara internasional, BRI menempati ranking ke-349 dunia atau naik peringkat dari urutan ke-362 pada tahun lalu.

Bank yang dipimpin Sunarso masuk ke dalam daftar World Best Banks 2022 versi Forbes. Mengutip laman resmi Forbes, terdapat enam perusahaan publik di Indonesia yang masuk dalam daftar tersebut, dan BRI menempati peringkat tertinggi diantaranya. Hal itu menjadikan BRI menempati posisi tertinggi tujuh tahun berturut-turut.

Daftar Global 2000: The World’s Largest Public Companies bersumber dari sistem FactSet Research yang melakukan seleksi terhadap 2000 perusahaan publik terbesar di dunia dalam empat aspek yaitu penjualan, profit, aset, nilai pasar (market value).
 
Kinerja BRI itu juga sempat ramai membicarakan warganet khususnya terkait pecel dan target laba fantastis perseroan yang mencapai Rp45 triliun. Bahkan, menjadi trending topic Indonesia dengan hastag #PecelDanLaba45T.

"Sumpah terharu banget aku lihatnya dari Kinerja BRI yang telah berhasil menaikkan laba BRI sepesat ini #PecelDanLaba45T," tulis akun @IdaAyuPratama.

Begitu juga, kata akun @Segitiga_t. "Strategi BRI sebagai "pedagang pecel" penopang kebutuhan transaksi keuangan untuk rakyat sangat jitu #PecelDanLaba45T," kata dia. (Ant)