Menkeu Sebut PU Punya Peran Turunkan Angka Kemiskinan

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf/aww/16

VIVA.co.id – Pemerintah dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2017 mengalokasikan belanja negara sebesar Rp2.070,5 triliun, lebih rendah dibandingkan anggaran perubahan 2016 sebesar Rp2.082,9 triliun.

Pos belanja Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, kembali menjadi kementerian yang mendapatkan alokasi terbesar pada tahun anggaran 2017 mendatang, yaitu sebesar Rp105,6 triliun atau meningkat dari alokasi dalam kas negara perubahan 2016 sebesar Rp97,1 triliun.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani dalam rapat kerja bersama Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat menjelaskan alasan pemerintah kembali meningkatkan alokasi anggaran kementerian yang dinahkodai oleh Basuki Hadimuljono tersebut. “PU masih memegang rekor sesuai dengan investasi di bidang infrastruktur,” ujar Menkeu di gedung parlemen Jakarta, Selasa, 30 Agustus 2016.

Menurut Menkeu, pembangunan infrastruktur yang tengah ditingkatkan, tidak hanya untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi semata, melainkan juga untuk program pengentasan kemiskinan. “Jadi PU punya peran strategis untuk menurunkan kemiskinan, kesenjangan, dan perbaikan kualitas kelompok miskin,” ujarnya menambahkan.

Selain itu, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menegaskan, pemerintah pun tetap berkomtimen memberikan 20 persen dari seluruh alokasi anggaran untuk pendidikan, serta 5 persen untuk dana kesehatan sesuai dengan mandat undang-undang.

Sebagai informasi, selain Kementerian PUPERA, ada dua kementerian lain yang mendapatkan alokasi dana tersbesar. Yaitu Kementerian Pertahanan sebesar Rp104,4 triliun, lalu Polri sebesar Rp72,4 triliun, Kementerian Agama sebesar Rp60,7 triliun, Kementerian Kesehatan Rp58,3 triliun dan Kementerian Perhubungan sebesar Rp49,7 triliun.

(mus)