Ekrem Imamoglu, Oposisi Pesaing Kuat Erdogan

Ekrem Imamoglu mendapatkan 54% suara dalam pilkada ulang. - Getty Images
Sumber :
  • bbc

Sampai enam bulan lalu, hanya sedikit orang di Turki yang mengetahui Ekrem Imamoglu, pejabat daerah di Beylikduzu, kawasan kelas menengah di Istanbul.

Tetapi politikus oposisi berumur 49 tahun tersebut sejak saat itu menjadi nama yang dikenal banyak orang.

Dalam pemilihan wali kota Istanbul dia memberikan pukulan berat kepada Presiden Recep Tayyip Erdogan dan Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang berhaluan Islam yang sepertinya tidak terkalahkan.

Imamoglu adalah anggota Partai Republik Rakyat (CHP) yang beraliran sekuler dan kepopulerannya melonjak setelah dicalonkan bulan Desember lalu menjadi wali kota Istanbul dalam pemilihan kepala daerah di Turki.

Politikus bersuara lembut ini berkampanye dengan berjanji mengatasi korupsi dan mengatasi perpecahan masyarakat yang mendalam.


Presiden Erdogan sangat melibatkan diri pada pemilihan Wali Kota. - Getty Images

Imamoglu memenangkan pemilu Istanbul pada akhir bulan Maret, tetapi setelah AKP melaporkan sejumlah ketidakberesan, Komisi Pemilihan Umum Turki memerintahkan pilkada ulang di kota dengan penduduk 15 juta orang tersebut.

AKP selama ini selalu memandang Istanbul sebagai bentengnya. Tetapi keadaan sudah berubah.

Istanbul

Calon oposisi Turki, Ekrem Imamoglu, berhasil mengumpulkan cukup banyak suara dalam pilkada ulang dan mengambil alih kekuasaan kantor wali kota dari tangan AKP untuk pertama kali dalam 25 tahun.

Imamoglu bahkan meningkatkan suara marginal yang dicapainya pada pemilu sebelumnya.


Pemerintahan kota Istanbul berubah setelah 25 tahun. - Getty Images

Pusat kekuasaan Turki

Istanbul sangatlah penting dalam politik Turki.

Kota ini mengendalikan sekitar sepertiga produksi ekonomi Turki, yang berarti lebih besar dari pada Portugal, Yunani dan Mesir.

Istanbul adalah mikrokosmos Turki, dengan jumlah penduduknya yang meningkat 10 kali lipat sejak tahun 1960-an, karena gelombang migran dari bagian lain negara itu yang mengharapkan perbaikan kehidupan.

"Siapa pun yang memenangkan Istanbul, memenangkan Turki," kata Presiden Erdogan dalam suatu kesempatan.


Sosok yang diusung Presiden Erdogan untuk wali kota Istanbul adalah mantan PM Binali Yildirim. - Getty Images

Dia seharusnya memang mengetahui hal ini.

Presiden yang memimpin pemerintahan Turki sejak tahun 2002, sebelumnya adalah wali kota Istanbul.