Sengketa Kashmir: PM Narendra Modi Bela Keputusannya Cabut Status

- Reuters
Sumber :
  • bbc

"Penghapusan Pasal 370 menandakan dimulainya era baru," ujarnya.

Status khusus Kashmir, kata sang perdana menteri, telah digunakan sebagai senjata oleh Pakistan untuk "menghasut sejumlah orang", namun kini India akan menyingkirkan "terorisme dan para teroris" dari daerah itu.

"Akan ada banyak pembangunan," tuturnya. "Seluruh warga akan mendapatkan haknya."


Narendra Modi mulai memerintah India pada tahun 2014 - Getty Images

Ia menjanjikan hak suara yang lebih besar dan transparansi, begitu juga dengan jaringan kereta dan jalan darat yang lebih baik, dan mengatakan kepada pemuda-pemudi Kashmir untuk "mengambil alih pembangunan tanah mereka sendiri".

Industri perfilman juga dapat tumbuh subur di kawasan dengan pemandangan indah itu, ujar Modi.

"Saya rasa seluruh dunia akan datang dan melakukan syuting film di sana," katanya. "(Hal ini akan) menciptakan lapangan kerja bagi warga di sana."

Ia juga menggambarkan meningkatnya kegiatan ekspor dari kawasan tersebut: "Kuningnya kunyit atau cita rasa kopi dari Jammu dan Kashmir, baik manisnya apel maupun kesegaran aprikot, atau pun selendang Kashmir... semua itu perlu disebarluaskan ke dunia."

Mengapa Kashmir menjadi rebutan?

Wilayah Himalaya di Kashmir seluruhnya diklaim oleh kedua negara, India dan Pakistan, namun masing-masing sebenarnya hanya menguasai sebagiannya saja.

Keduanya telah berperang dua kali memperebutkan Kashmir sejak merdeka dari penjajahan Inggris tahun 1947.

Banyak warga Kashmir-India yang tidak ingin daerah itu diperintah India, dan lebih memilih untuk berdaulat sendiri atau bergabung dengan Pakistan.

Populasi negara bagian Jammu dan Kashmir yang berada di bawah pemerintahan India terdiri dari 60% warga muslim yang membuatnya menjadi satu-satunya negara bagian India dengan mayoritas penduduk beragama Islam.


- BBC

Berdasarkan Pasal 370 undang-undang India, negara bagian Jammu dan Kashmir memiliki dispensasi khusus untuk membuat undang-undang sendiri — hal yang menjadi dasar hubungan kompleks India dengan kawasan tersebut selama 70 tahun.

Banyak penduduk Kashmir menduga penghapusan status istimewa Kahsmir merupakan upaya pemerintah untuk mengubah karakter demografi kawasan tersebut, dengan cara memperbolehkan orang non-Kashmir membeli tanah di sana.

Sebelumnya, warga India dari luar negara bagian tersebut dilarang menetap atau membeli properti di sana.