Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Selasa, 9 Juni 2020 | 00:14 WIB

Tingkat Perceraian di Saudi Saat Karantina Corona Melesat Pesat

Team VIVA »
Ezra Sihite
Dinia Adrianjara
Foto :
  • U-Report
Ilustrasi perceraian.

VIVA – Tingkat perceraian di Arab Saudi meningkat hingga 30 persen sejak Februari 2020 lalu, lantaran karantina selama pandemi virus Corona COVID-19 menyebabkan banyak istri mengetahui bahwa suami mereka ternyata memiliki istri dan keluarga lain.

Angka perceraian dan 'khula' atau proses dalam agama Islam di mana seorang wanita dapat menceraikan suaminya, pada bulan Februari 2020 mencapai rekor 7.482 kasus. Perceraian juga merupakan pilihan bagi para wanita terutama dalam kasus di mana mereka membuktikan telah dirugikan oleh suami.

Baca Juga

Mengutip statistik dari Kementerian Kehakiman Saudi, tercatat bahwa 52 persen permintaan perceraian dan kasus-kasus pada bulan itu berasal dari kota-kota Mekah dan Ibu Kota Riyadh. Selain itu, mayoritas wanita yang meminta cerai dari suami poligami mereka adalah karyawan, wanita pengusaha, wanita terkemuka di masyarakat dan dokter wanita.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Cegah Penyebaran Corona, Arab Saudi Berlakukan Jam Malam
TVONE NEWS - 5 bulan lalu
Terpopuler