Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Selasa, 9 Juni 2020 | 07:00 WIB

China Sensor Pembahasan Soal COVID-19 di Media Sosial

Team VIVA »
Zulfikar Husein
Foto :
  • Newshub
Gambar bintang lima diganti Virus Corona di bendera China.

VIVA – Sejauh ini, China telah memberlakukan segala larangan unggahan di media sosial terkait pemberitaan pandemi COVID-19. Adanya pembatasan tersebut ternyata menghalangi laju informasi yang kemungkinan besar akan menghambat respons global untuk menentukan kebijakan.

Baru-baru ini, seorang mantan pembawa acara media milik pemerintah China, Cui Yongyuan, mengalami penangguhan akun media sosial. Padahal, Cui memiliki hampir 20 juta pengikut di akunnya.

Baca Juga

Baca Juga: Viral, Diduga Mahasiswa Indonesia Diserang Warga Kulit Putih di AS

Cui menjadi salah satu sosok influencer di Weibo, media sosial yang paling terkenal di China. Weibo adalah media sosial lokal China yang mirip seperti Twitter.

Sejak akhir 2019, unggahan Cui di Weibo telah dihentikan. Pada Mei 2020, dirinya telah menemukan bahwa akun Weibo miliknya yang bernama ‘Xiacui’ telah diblokir.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpapar Corona, Ini Data Tenaga Medis Meninggal Dunia
TVONE NEWS - 4 bulan lalu
Terpopuler