Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Didesak AS agar Lebih Tegas Menentang China, Australia Menolak

Rabu, 29 Juli 2020 | 17:33 WIB
Oleh :
Foto :
  • abc
Kapal perang Australia HMAS Canberra dan kapal perang AS USS Antietam saat melintasi Laut Filipina dalam kegiatan Regional Presence Deployment 2020.

Australia menolak desakan Amerika Serikat untuk lebih tegas menentang China dengan memperbanyak operasi di Laut China Selatan. China menuding Amerika Serikat sengaja ingin memperkeruh situasi di kawasan ini.

Sikap Australia mengemuka menjelang berlangsungnya pembicaraan tingkat tinggi di Washington antara Menlu Marise Paine dan mitranya Menlu Amerika Serikat, Mike Pompeo.

Baca Juga

Menlu Marise Payne bersama Menteri Pertahanan Linda Reynolds terbang ke Amerika Serikat awal minggu ini untuk menghadiri pembicaraan tahunan AUSMIN.

Pembahasan dalam forum kali ini terfokus pada China dan bahkan kedua negara mengutuk tindakan keras Beijing terhadap Hong Kong.

Australia dan AS juga berjanji untuk bekerjasama melawan kampanye disinformasi yang disponsori China.

Kedua negara telah menandatangani "pernyataan prinsip" untuk memperluas kerjasama pertahanan, kesehatan dan pembangunan.

Namun Australia tampaknya masih menolak desakan Amerika Serikat untuk bersikap lebih tegas lagi dalam melakukan operasi kebebasan pelayaran, atau freedom of navigation di Laut China Selatan.

Saat ditanya apakah Amerika Serikat telah mendesak Australia untuk melakukan operasi lebih dekat ke pulau-pulau yang dipersengketakan serta dikuasai oleh Beijing, Menhan Linda Reynolds menyatakan hal ini merupakan "bahan pembicaraan".

"Pendekatan kami tetap konsisten. Kami akan terus transit melalui kawasan itu sesuai ketentuan hukum internasional," kata Menhan Reynolds.

Pekan lalu, ABC melaporkan kapal-kapal perang Australia sempat berhadapan dengan kapal-kapal Angkatan Laut China saat berlayar melalui wilayah itu ke Laut Filipina untuk latihan bersama Angkatan Laut Amerika Serikat dan Jepang.

Australia telah menunjukkan sikap lebih keras terhadap klaim teritorial Beijing di Laut China Selatan dan menyebut aktivitas negara itu ilegal.

Lihat artikel asli
Read more...
Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler