Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Terungkap Keterlibatan Pejabat Kota Sydney dengan Partai Komunis China

Senin, 10 Agustus 2020 | 15:26 WIB
Oleh :
Foto :
  • abc
Walikota Sydney Clover Moore (kiri) bersama pejabat Pemkot Robert Kok dalam suatu kegiatan menyambut tahun baru China di Sydney.

Robert Kok, seorang pejabat Pemerintah Kota Sydney, Australia mengakui keterlibatannya dalam sebuah organisasi yang disebut-sebut terkait dengan Partai Komunis China (PKC).

Pejabat Sydney Terlibat PKC Robert Kok terlibat dalam organisasi bernama Australia Council for Promotion of Peaceful Reunification. Organisasi ini aktif mempromosikan unifikasi China dan Taiwan serta perdamaian di Asia Pasifik. Namun Robert Kok menyatakan keterlibatannya dalam organisasi ini bersifat terbatas dan hanya jabatan kehormatan.

Baca Juga

Pengakuan ini tertuang dalam laporan Daftar Kepentingan atau Register of Interests yang harus didaftarkan secara tertulis jika seseorang menduduki jabatan publik di Australia.

Robert pernah menjadi Wakil Wali Kota Sydney dan kini menjabat sebagai salah satu councillor. Ia terbilang sudah cukup lama menjadi pejabat di Pemkot Sydney.

Dalam laporan "Daftar Kepentingan" yang dia sampaikan pada bulan September 2019, Robert menyebutkan keterlibatannya dengan lembaga Australia Council for Promotion of Peaceful Reunification (ACPPRC).

ACPPRC merupakan organisasi yang pernah diketuai oleh pengusaha asal China dan donatur politik di Australia bernama Huang Xiangmo.

Organisasi ini aktif mempromosikan reunifikasi di seluruh Selat Taiwan serta membangun perdamaian di seluruh Asia Pasifik, namun sejumlah kalangan menyebutnya sebagai beroperasi untuk kepentingan-kepentingan Beijing.

Meski Robert Kok sudah melaporkan keterlibatannya dengan ACPPRC sejak September tahun lalu, namun baru menjadi sorotan pekan ini setelah adanya permintaan dari ABC News kepada Pemkot Sydney (City of Sydney Council).

Dokumen itu juga mengungkap perjalanan yang dilakukan Robert ke Najing dan Hangzhou di tahun 2018 yang sebagian disponsori oleh pihak berwenang China.

Organisasi "pro-Beijing"

Dalam pemeriksaan yang dilakukan Komisi Independen Anti Korupsi (ICAC) tahun lalu terungkap bahwa ACPPRC adalah "front" yang beroperasi di Australia untuk kepentingan Pemerintah China.

ACPPRC pernah dipimpin oleh Huang Xiangmo, yang telah dilarang berada di Australia sejak tahun lalu karena dikhawatirkan memiliki kaitan dengan PKC. Dugaan ini dikemukakan oleh lembaga-lembaga keamanan di Australia.

Profesor Clive Hamilton dari Charles Sturt University (CSU) mengatakan penelitiannya menunjukkan ACPPRC adalah salah satu organisasi "pro-Beijing" paling aktif yang berada di luar China.

"Partai Komunis China memiliki unit Front Bersatu yang tugasnya melakukan operasi menyebar pengaruh di luar negeri untuk kepentingan (PKC)," jelasnya.

Lihat artikel asli
Read more...
Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler