Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Ribuan Orang Minta Izin Masuk Australia, Siapa WNI yang Berhasil?

Rabu, 23 September 2020 | 16:15 WIB
Oleh :
Foto :
  • abc
Stella (kiri) sudah mengajukan permohonan izin pengecualian ke Australia untuk bertemu pasangannya dan ditolak sebanyak hampir 30 kali.

Stella asal Jakarta sudah mengajukan "exemption" atau izin pengecualian untuk bisa masuk ke Australia kurang lebih sebanyak 30 kali.

Mahasiswa S-1 University of Sydney ini sudah mengajukannya sejak awal Juli agar ia bisa bertemu dengan pasangannya dan melanjutkan kuliahnya.

Baca Juga

Hingga saat ini, Australia masih menutup perbatasannya untuk mencegah kedatangan orang yang bukan berstatus warga negara dan "permanent residence" (PR).

Warga asing harus mengajukan izin pengecualian untuk masuk ke Australia yang kini jumlahnya ada ratusan ribu permintaan.

"Saya mengajukan karena pasangan saya ada di sana dan kami sudah terpisah dari Desember 2019," ungkap Stella kepada Natasya Salim dari ABC Indonesia.

Hampir setiap hari sejak bulan Agustus, Stella mengajukan permohonan pengecualian untuk dapat terbang ke Australia. (Koleksi pribadi)

"Pasangan saya tidak bisa terbang ke Indonesia karena tutup perbatasannya, selain itu dia juga bekerja penuh waktu … dan harus bekerja secara fisik, tidak bisa online."

Sejak Maret lalu, Stella tinggal di Jakarta bersama keluarganya dan mengikuti kuliah online.

Namun ia mendapatkan informasi soal kemungkinan masuk ke Australia dengan mengajukan "exemption" dari sebuah grup di Facebook.

Stella kemudian mendaftar hingga beberapa kali dan mulai bulan Agustus kemarin ia juga menambahkan dokumen pelengkap.

Setelah mencoba sampai hampir 30 kali, ia masih juga belum mendapatkan kabar baik dari imigrasi Australia.

Menurutnya, usia muda dari hubungan mereka, ditambah lemahnya bukti merupakan beberapa sebab penolakan.

"Jujur saja saya sama pasangan saya sudah join bank account [memiliki rekening bank bersama], dan kalau membicarakan komitmen dan lain-lain dokumen kami semua lengkap," tutur Stella.

"Satu hal yang tidak ada itu bukti tinggal satu rumah, dan itu yang agak susah karena kita secara budaya, Indonesia, tidak boleh tinggal dengan pasangan sebelum nikah."

Muhammad Ilman mendapatkan izin pengecualian ke Australia untuk melanjutkan pekerjaannya di pabrik daging Queensland. (Koleksi pribadi)

"Pintar mengolah kata"

Sementara Muhammad Ilman, pemegang Work and Holiday Visa (WHV) mendapatkan izin pengecualiannya setelah mencobanya 13 kali.

Sejak pertengahan Juli, ia mengajukan permohonan tersebut dengan alasan bekerja di sektor "critical skills" atau keterampilan penting, khususnya di bidang produksi makanan.

Menurutnya, di samping dokumen yang lengkap, pendaftar harus dapat meyakinkan petugas alasan mereka perlu diberikan izin ke Australia.

Lihat artikel asli
Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler