Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Bos Twitter: Melarang Trump adalah Langkah Benar tapi Juga Bahaya

Jumat, 15 Januari 2021 | 15:46 WIB
Oleh :
Foto :
  • bbc
BBC Indonesia

 

Getty Images

 

Baca Juga

Bos Twitter Jack Dorsey mengatakan melarang Presiden Donald Trump adalah "langkah yang memang semestinya diambil". Tapi ia juga merasa bahwa langkah ini "berbahaya".

"[Ini telah] menjadi preseden dan saya merasa ini berbahaya: kekuasaan individu atau korporasi terhadap bagian dari percakapan publik secara global," kata Dorsey.

Ia mengakui bahwa dirinya merasa sedih dengan apa yang ia gambarkan sebagai "situasi luar biasa dan tak bisa dipertahankan", terkait dengan pelarangan permanen bagi Trump untuk menggunakan Twitter.

Dorsey mengatakan larangan ini juga adalah kegagalan Twitter yang belum maksimal memastikan "percakapan yang sehat" di platform Twitter.

Twitter dipuji tapi juga dikecam setelah memutuskan untuk membekukan akun Presiden Trump.

Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador menentang keputusan melarang Trump menggunakan Twitter.

Melalui utas di Twitter, Dorsey menjelaskan bahwa dirinya "tidak merayakan ataupun merasa bangga dengan pelarangan" terhadap Trump, yang diputuskan setelah insiden di Gedung Capitol, di Washington DC, di mana para pendukung Trump, atas perintah presiden, menyerbu gedung, pada Rabu, 6 Januari.

Saat itu Kongres sedang menggelar rapat untuk mengesahkan kemenangan Joe Biden di pemilihan presiden. Lima orang meninggal dalam insiden penyerbuan di Gedung Capitol.

Lihat artikel asli
Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler