Presiden Kazakhstan Klaim Negaranya Telah Lewati Upaya Kudeta

Seorang perempuan merekam sebuah bangunan, yang terbakar di Almaty, Kazakhstan.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/REUTERS/Pavel Mikheyev

VIVA – Presiden Kazakhstan, Kassym-Jomart Tokayev, mengatakan pada Senin bahwa negaranya sudah melewati upaya kudeta yang dikoordinasikan oleh apa yang disebut sebagai “pusat tunggal” setelah kerusuhan paling kejam sejak runtuhnya Soviet.

Dalam pidatonya saat pertemuan daring dengan aliansi militer pimpinan Rusia, Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif (CSTO) melalui tautan video, Tokayev mengatakan bahwa Kazakhstan telah kembali tertib, tetapi pemburuan terhadap “teroris” tetap berjalan.

Petugas penegak hukum Kazakhstan terlihat di kendaraan bersenjata di pos pemeriksaan, setelah protes masal yang dipicu oleh harga bahan bakar yang meningkat yang terjadi di seluruh negeri, di Nur-Sultan, Kazakhstan, Jumat, 7 Januari 2022.

Photo :
  • ANTARA

Dia mengatakan operasi "kontra-terorisme" skala besar akan segera berakhir bersamaan dengan misi CSTO yang disebut terdiri dari 2.030 tentara dan 250 perangkat keras militer.

Tokayev mengatakan bahwa Kazakhstan akan segera memberikan bukti kepada masyarakat internasional tentang apa yang telah terjadi.

Dia menyebutkan 16 anggota angkatan keamanan sudah tewas dan jumlah warga sipil yang tewas dalam kekerasan itu masih dalam pemeriksaan. (Ant/Antara)