7 Negara Bertetangga Sering Konflik, Dekat tapi Tidak Akur
- SouthFront
VIVA – Negara bertetangga sering konflik, tentu terdengar aneh bukan? Tapi begitulah kenyataannya. Seharusnya yang namanya bertetangga kita bisa saling melengkapi atau membantu satu sama lain. Tapi pada realitanya, tidak dengan negara bertetangga sering konflik yang akan kami bahas kali ini.
Selayaknya dua keluarga yang hidup saling berdampingan atau bersebelahan, sebuah negara yang bertetangga pun harus bisa menjaga hubungan baik satu sama lain. Menjalin hubungan yang baik tentu tidak hanya berlaku pada kehidupan bermasyarakat dengan saling bertetangga. Sebuah negara bertetangga pun seharusnya bisa saling bahu membahu atau saling berdampingan satu sama lain, demi terciptanya perdamaian dan keamanan negaranya.
Karena sebab apapun, sebuah negara pasti sesekali akan memerlukan bantuan dari negara tetangganya. Karena letak geografis yang dekat tentu akan mempermudah segala bantuan akan lebih cepat disampaikan.
Sayangnya, tidak semua negara bertetangga bisa memiliki hubungan yang baik. Namun tidak demikian dengan beberapa negara di bawah ini walaupun bertetangga bahkan letaknya berbatasan secara langsung, mereka justru memiliki hubungan yang tidak harmonis.
Tidak jarang, beberapa negara berikut ini sering terlibat konflik dan justru tidak akur satu sama lain. Hemm, bukannya saling menjaga satu lain agar tercipta kedamaian dan ketentraman sebuah negara, ini justru sebaliknya. Lantas negara bertetangga sering konflik mana saja yang kerap berseteru dengan negara tetangganya? Berikut ini kami bagikan 7 negara bertetangga sering konflik, yang melansir dari channel YouTube DataFakta.
1. Tiongkok
Tiongkok.
- U-Report
Tiongkok merupakan salah satu negara yang berbatasan dengan banyak negara di Asia, mulai dari India, Nepal,Mongolia, Korea Utara dan Rusia. Yang kita ketahui, hubungannya dengan Mongolia dan Rusia sangatlah netral dengan perjanjian yang ditandatangani oleh mereka bertiga.
Sebenarnya, Tiongkok memiliki hubungan yang baik dengan Korea Utara. Namun hal ini tidak berlaku dengan India dan beberapa negara tetangga lainnya, seperti Jepang dan Korea Selatan. Hubungan negara bertetangga sering konflik antara Tiongkok dan India ini rupanya sering kali memanas lantaran permasalahan dalam perbatasan.
Antara beberapa negara Tiongkok, Jepang dan Korea Selatan juga tidak pernah menjalin hubungan dengan baik meskipun berdasarkan letak geografis dekat dan penduduknya memiliki karakter yang tidak jauh berbeda. Tidak hanya soal perbatasan saja yang kerap membuat kedua negara antara Tiongkok dan India memanas.
Tiongkok juga kerap ada konflik perihal sengketa yang terjadi di wilayah perairan. Konflik tersebut terjadi dengan bebeberapa negara di Asia Tenggaran. Tidak sampai disitu, ada pun beberapa wilayah di Tiongkok yang masih tidak mau mengafiliasikan diri dengan daratan utama. Wilayah tersebut adalah Taiwan dan Hong Kong.
2. Rusia
Rusia
- pixabay
Berawal dari Uni Soviet membubarkan negaranya pada 1991, terbentuklah Rusia dan Ukraina. Sejak awal pembetukannya, sudah banyak masalah yang kerap membuat hubungan keduanya saling bersitegang satu sama lain.
Konflik yang terjadi antara Rusia dan Ukraina terjadi adanya krisis krimnya pada tahun 2013 . Kala itu masa menantang keputusan no covers yang menolak kesepakatan untuk integrasi ekonomi yang lebih besar dengan Uni Eropa, hingga pada Februari 2014, parlemen Ukraina melengserkan Yanukovych dari jabatannya.
Pelengserah Yanukovych menyebabkan konflik dalam pemerintahan Ukraina dan terbagi menjadi dua golongan yaitu pendukung Uni Eropa yang berasal dari masyarakat dan politikus Ukraina . Dan pendukung Rusia berasal dari masyarakat dan politikus Rusia.
3. Yunani
Tembok dan struktur tanah yunani.
- vstory
Diketahui Yunani juga kerap bermasalah dengan beberapa negara tetangganya. Negara pertama adalah Turki, yang konfliknya bisa dirunut berabad-abad tahun lalu terutama dipicu dengan adanya perebutan Hagia Sophia yang sekarang jadi masjid terbesar di Turki.
Tidak hanya itu, Yunani juga merupakan salah satu negara yang tidak pernah mendukung tentang keberadaan para pengungsi yang berasal dari Timur Tengah. Hal tersebut lantaran, arus kedatangan mereka yang selalu meningkat dengan terbukanya akses dari Turki.
Belum lagi hubungannya dengan Macedonia yang kini jadi Macedonia Utatra. Dikabarkan hingga kini, Yunani tidak bisa menjalin hubungan baik lantaran suatu hal. Hubungan keduanya bisa dibilang cukup pelik.
Yunani mengkau jika negaranya tidak akan mengakui status Macedonia sebagai sebuah negara yang berdaulat. Hal tersebut lantaran bagi Yunani, Macedonia hanyalah sebuah bagian dari lokasi bersejarah Yunani saja. Tidak hanya itu, Al-Banna juga menjadi negara tetangga yang menurut Yunani salah satu sumber masalah.
Mengulang kembali pada tahun 90-an, para warga Albania pergi ke Yunani untuk mengungsi dan berharap di sana bisa mendapatkan suaka politik usai naiknya rezim diktator. Sayangnya, para warga Albania yang hidup di Yunani harus banyak-banyak bersabar. Hal tersebut lantaran, mereka selaku para warga normal di Yunani tidak bisa hidup tenang dan damai.
Di mana mereka harus berulang kali mengganti identitas miliknya. Hingga sampai sekarang pun, masih ada banyak warga Albania mencari pekerjaan di Yunani.
3. India
Perundingan antara militer China dan India terkait perbatasan
- Asia One
India merupakan salah satu negara yang tidak pernah akur dengan negara tetangga terdekatnya, yaitu Pakistan. Meski saling bertetangga, hubungan antara India dan Pakistan kerap panas dingin. Tahukah kalian, jika hubungan keduanya selama puluhan tahun terganjal dengan adanya konflik perebutan wilayah Kashmir.
Di mana, Kashmir merupaka salah satu daerah di dekat pegunungan Himalaya yang terletak di utara INdia dan Pakistan. Keduanya sama-sama mengklaim wilayah tersebut berada dalam kekuasaan mereka. Hal itulah yang membuat keduanya saling berseteru satu sama lain pada 1947.
Beberapa kali sempat memilih berdamai, tapi hubungan mereka tidak selalu baik-baik saja. Hingga pada tahun 2019 terjadi adanya serangan bom bunuh diri yang menghantam iringan personil paramiliter India dan telah menewaskan 40 orang. Dalam kasus ini pun India akhirnya menyalahkan Pakistan atas kejadian tersebut. Tapi Pakistan justru bersikeras kalau mereka tidak ikut sama sekali terlibat dalam serangan itu.
4. Arab Saudi
Jeddah Tower Arab Saudi
- art-facts.com
Arab Saudi dan Iran merupakan negara tetangga yang sama-sama berkuasa dan terlibat dalam persaingan ketat dalam mendapatkan dominasi di wilayah Timur Tengah. Perseteruan semakin menjadi-jadi karena diperparah oleh adanya perbedaan ajaran agama.
Keduanya adalah pengikuti salah satu dari dua seksi utama dalam Islam, sebagian besar Iran adalah Muslim Syiah, sementara Arab Saudi melihat negaranya sebagai kekuatan Muslim Sunni yang terkemuka. Selain masalah di atas, keduanya semakin sengit di mana Iran kerap memenangkan banyak hal persaingan regional.
Selain berseteru dengan Iran, rupanya Arab Saudi juga mempunyai hubungan yang kurang baik dengan negara tetangga lainnya, seperti Oman, Kuwait, dan lainnya.
5. Iran
Great Mosque of Tirana, Albania
- Twitter @TakingNewGround
Sebagai sebuah negara Syiah terbesar di Timur Tengah membuat Iran kerap kali dijadikan kambing hitam atas berbagai masalah yang membuatnya merasa tidak aman. Ternyata tidak hanya berseteru dengan Arap Saudi, Iran juga pernah terlibat perang sengit dengan negara tetangganya yaitu Irak.
Peperangan ini bermula ketika pasukan Irak menerobos perbatasan Iran pada 22 September 1980, akibat masalah perbatasan yang tidak kunjung usai. Masalah ini terjadi antara kedua negara dan juga kekhawtiran presiden Irak kala itu Saddam Hussein atas perlawanan syaih yang dibawa oleh Imam Khomeini dalam revolusi Iran.
Ternyata ada beberapa faktor lain yang memicu peperangan antara Iran dan Irak. Hebatnya lagi karena negara Irak sendiri merupakan satu-satunya negara di Teluk Persia yang jalin hubungan permusuhan dengan Amerika Serikat.
5. Turki
VIVA Militer: Tentara bayaran Turki di Suriah
- Hawarnews
Turki ternyata tak hanya bermasalah dengan Yunani saja. Tercatat, Siprus dan Armenia juga tidak bisa rukun dengan negeri 2 benua ini. Keduanya pernah terlibat perang di masa lalu dan Turki enggan mengakuinya. Masalahnya, dengan Siprus juga diperkeruh karena keputusannya ketika mengakui Siprus Utara sebagai negara berdaulat sendiri dan segala perjanjian yang dilakukan pihak Siprus tanpa melibatkan tier adalah ilegal dan termasuk eksplorasi energi di wilayah perairan mereka.
Selain itu Turki juga bermasalah dengan Bulgaria. Yang mengaku keberatan dengan adanya banjir arus imigran gelap asal Timur Tengan yang bisa menerobos
karena dibukanya akses dari Turki.
Itulah tadi beberapa negara bertetangga sering konflik Dibalik sikap kedua belah pihak, pasti ada yang melatarbelakangi mereka jadi tidak akur baik dari latar belakang maupun pandangan.