Delegasi COP 4 Ogah Pulang, Ingin Eksplorasi Keindahan Bali

Presiden COP-4 Konvensi Minamata, Rosa Vivien Ratnawati (tengah)
Sumber :
  • VIVA/Ni Putu Muliantari

VIVA – Usai berakhirnya salah satu agenda internasional yakni Conference of Parties (COP) 4 Konvensi Minamata di Bali dikabarkan para delegasi tak langsung beranjak kembali ke negaranya.

Presiden COP-4 Konvensi Minamata dan Delegasi RI mengungkapkan bahwa banyak dari mereka yang justru memperpanjang waktunya di Bali.

COP-4 sendiri berlangsung sejak Senin, 21 Maret hingga 26 Maret 2022 pagi tadi, dengan dihadiri 600 delegasi dari 103 negara yang tergabung dalam sidang.

"Banyak dari mereka kemudian extend dan menikmati Indonesia sehingga acara ini bisa mendatangkan wisatawan mancanegara, dan ternyata aman," kata Presiden COP-4 Konvensi Minamata, Rosa Vivien Ratnawati, Sabtu, 26 Maret 2022.

Rosa menceritakan bahwa sebelumnya, salah satu delegasi negara seperti Amerika Latin sempat mengeluhkan karena harus melakukan perjalanan panjang. Namun setelah sampai dan merasakan pelayanan serta keramahan dari orang-orang Bali hal tersebut sirna.

Banyak delegasi negara yang mengaku puas dalam acara ini, tim logistik dan pihak pemerintah daerah dinilai berhasil melancarkan acara.

"Kami tidak mengarahkan mereka ke mana tapi umumnya adalah Bali karena ada mekanisme bubble yang sifatnya di Pulau Bali. Jadi saya kira mereka ingin mengeksplorasi lebih banyak jadi mereka banyak yang belum pulang sampai sekarang," tambah Muhsin Syihab usai konferensi pers.

Menurut Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga Kemlu RI tersebut, pariwisata Bali tak lama lagi akan pulih normal. Salah satu solusinya terlihat dengan terselenggaranya agenda-agenda dunia di Indonesia.

"Bali sebetulnya sangat populer hanya masalah kebijakan pascapandemi. Saya kira sekarang sudah banyak relaksasi kebijakan, oleh karena itu kita yakin dalam waktu yang tidak terlalu lama, kita sudah akan bangkit kembali apalagi dengan keberhasilan kita menjadi tuan rumah beberapa agenda internasional," ujarnya.

Secara bersamaan, kawasan Nusa Dua Bali digunakan sebagai lokasi utama dua agenda dunia, Inter-Parliamentary Union (IPU) 144, sekaligus COP-4 Konvensi Minamata tentang merkuri.

Kegiatan ini dinilai sebagai bukti yang dapat ditunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia sudah siap untuk kembali normal. Mushin lebih lanjut menambahkan tak hanya melalui delegasi yang memperpanjang waktu untuk berlibur di Bali, dia berharap ke depannya semakin banyak lagi wisatawan mancanegara yang sengaja datang ke Bali sebagaimana pendatang negara dengan wisatawan yang banyak datang ke Bali sebelum pandemi yakni dari Australia, Jepang dan Korea.

Laporan: Ni Putu Putri Muliantari/Bali