Netanyahu Minta Jajarannya Bungkam soal Pembunuhan Wakil Kepala Biro Politik Hamas

Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu
Sumber :
  • Menahem Kahana/Pool Photo via AP

Tel Aviv – Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu meminta para menterinya untuk tidak membuat pernyataan kepada media mengenai pembunuhan wakil kepala biro politik Hamas di Beirut.

Anggota Knesset Israel dari Partai Likud, Danny Danon, mengucapkan selamat kepada pasukan keamanan atas pembunuhan tersebut, yang tampaknya merupakan pengakuan tanggung jawab resmi Israel yang pertama.

“Saya mengucapkan selamat kepada tentara Israel, Shin Bet, dan Mossad serta pasukan keamanan atas pembunuhan pejabat senior Hamas, Salah Al-Arouri, di Beirut,” tulis Danon melalui akun X.

VIVA Militer: Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu

Photo :
  • aawsat.com

Dilansir dari Middle East Monitor, Rabu, 3 Januari 2024, kelompok Palestina, Hamas, membenarkan adanya pembunuhan di ibu kota Lebanon, Beirut.

Hamas mengatakan dua komandan sayap bersenjatanya, Brigade Qassam juga tewas.

Arouri merupakan tokoh penting dalam Brigade Qassam, sayap bersenjata Hamas, dan sekutu dekat Ismail Haniyeh, pemimpin Hamas.

Dia juga berada di Lebanon dan bertindak sebagai penghubung antara kelompoknya dan Hizbullah.

Kantor berita Lebanon mengatakan Arouri terbunuh oleh serangan pesawat tak berawak Israel di kantor Hamas di pinggiran selatan Beirut, Dahiyeh.

Seorang saksi dari kantor berita Reuters melihat petugas pemadam kebakaran dan paramedis berkumpul di sekitar gedung bertingkat tinggi di mana terdapat lubang besar di lantai tiga.

VIVA Militer: Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu

Photo :
  • abc.net.au

Rekaman video di media sosial juga menunjukkan sebuah mobil terbakar dan kerusakan parah pada bangunan di kawasan pemukiman yang sibuk.

Wilayah ahiyeh sendiri dikenal sebagai benteng Hizbullah.

Haniyeh, ketua sayap politik Hamas, menyebut serangan itu sebagai tindakan teroris, pengecut, dan pelanggaran kedaulatan Lebanon, serta perluasan lingkaran agresi.

Hizbullah mengatakan bahwa mereka menganggap kematian Arouri sebagai serangan serius terhadap Lebanon, rakyatnya, keamanan, kedaulatan, dan perlawanannya, serta pesan-pesan politik dan keamanan yang sangat simbolis dan signifikan di dalamnya.