520 Warga Palestina Tewas, Terluka dan Hilang di Jalur Gaza dalam Waktu Seminggu

VIVA Militer: Tentara Israel geruduk Rumah Sakit al-Shifa Gaza
Sumber :
  • aljazeera.com

VIVA – Operasi tentara Israel di kamp pengungsi Nuseirat di Gaza tengah telah mengakibatkan 520 orang tewas, terluka dan hilang dalam waktu seminggu, kata kantor media Gaza pada Rabu 17 April 2024.

Dilansir dari Anadolu Ajansi pada Kamis 18 April 2024, kantor media tersebut mengatakan tentara pendudukan Israel melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan dan melawan hukum internasional di wilayah Maghazi, Zahra dan Kamp Baru di utara Nuseirat. 

VIVA Militer: Tentara Israel geruduk Rumah Sakit al-Shifa Gaza

Photo :
  • aljazeera.com

“Jumlah korban mencapai 520 orang, terluka dan hilang serta lebih dari 13.000 unit rumah hancur dalam waktu satu minggu,” ungkapnya.

Menurut media tersebut, perbuatan tentara Israel merupakan bagian genosida yang menghancurkan kehidupan warga Palestina

“Hal ini terjadi dalam kerangka genosida yang dilakukan oleh tentara Israel terhadap warga sipil Palestina, yang didukung dan diikuti oleh pemerintah AS,” ucapnya.

“Selama agresi pendudukan Israel, tercatat 75 orang syuhada dan 348 orang terluka yang mencapai rumah sakit dalam waktu seminggu, sementara 100 warga dinyatakan hilang di daerah tersebut dan sejauh ini belum dapat dijangkau, terutama di Maghazi,” tambahnya.

Kantor tersebut menunjukkan bahwa tentara Israel telah menghancurkan 14 menara, bangunan tempat tinggal dan puluhan rumah milik warga, membuat mereka terpaksa keluar dari menara, bangunan tempat tinggal, dan rumah mereka di bawah ancaman bom pesawat dan peluru tank milik tentara Israel.

Kantor tersebut juga mengecam dengan keras kejahatan pendudukan Israel terhadap warga sipil Palestina.

“Semua PBB dan organisasi internasional serta semua negara bebas di dunia untuk mengutuk kejahatan yang telah dilakukan penjajah ratusan kali di Jalur Gaza sejak dimulainya perang genosida terhadap rakyat Palestina,”

Kantor media menyatakan pemerintahan AS dan komunitas internasional, selain pendudukan Israel, bertanggung jawab penuh atas kejahatan ini dan konsekuensi serta dampaknya terhadap kehidupan warga sipil.

Sementara itu, Israel telah melancarkan serangan militer di Gaza sejak serangan lintas batas oleh kelompok Palestina Hamas pada Oktober lalu yang menewaskan hampir 1.200 orang.




Hampir 33.900 warga Palestina telah terbunuh dan 76.664 lainnya terluka akibat kehancuran massal dan kekurangan kebutuhan pokok.




Israel juga telah memberlakukan blokade yang melumpuhkan wilayah kantong pantai tersebut, menyebabkan penduduknya, khususnya penduduk Gaza utara berada di ambang kelaparan.


Serangan di Gaza Palestina

Photo :
  • istimewa

Perang telah menyebabkan 85% penduduk Gaza terpaksa mengungsi di tengah kekurangan makanan, air bersih dan obat-obatan, sementara sebagian besar infrastruktur di wilayah kantong tersebut telah rusak atau hancur.




Israel dituduh melakukan genosida di Mahkamah Internasional. Keputusan sementara pada bulan Januari memerintahkan mereka untuk memastikan pasukannya tidak melakukan tindakan genosida dan menjamin bahwa bantuan kemanusiaan diberikan kepada warga sipil di Gaza.