Nelson Mandela Tinggalkan Warisan Senilai Rp50 M

Nelson Mandela mencintai batik
Sumber :
  • http://s2smagazine.com
VIVAnews - Mantan Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela meninggalkan warisan dengan nilai yang fantastis, sekitar US$4.13 juta atau setara Rp50 miliar. Warisan yang dia tinggalkan antara lain terdiri dari sebuah rumah mewah di daerah Johannesburg, sebuah hunian sederhana di daerah pedesaan di bagian timur Cape, dan royalti penjualan bukunya yang bertajuk Long Walk to Freedom.


Kantor berita BBC
edisi Senin 3 Februari 2014 menyebut bahwa surat warisan setebal 40 halaman itu dibacakan oleh Wakil Kepala Hakim, Dikgang Moseneke. Sejauh ini isi surat warisan itu diterima oleh seluruh anggota keluarga Mandela. Belum ada protes yang diterima oleh Moseneke.


Ditemui saat menggelar jumpa pers di Yayasan Nelson Mandela di Johannesburg, Moseneke menyebut bahwa warisan yang dimiliki pria yang berpulang di usia 95 tahun itu akan dibagi menjadi tiga pewaris besar. Pewaris itu termasuk dari anggota keluarga yang bertujuan untuk membagi secara adil warisannya bagi lebih dari 30 anak, cucu, dan cicit.


Untuk keluarga, Mandela membagikan warisan senilai US$135 ribu atau Rp1,6 miliar ditambah royalti. Sementara masing-masing anak dari Mandela diberikan warisan dalam bentuk pinjaman senilai US$300 ribu atau Rp3,6 miliar selama mereka hidup. Apabila pinjaman tersebut tidak bisa dibayarkan, maka utang itu akan dihapuskan.


Tidak hanya keluarga yang disebut Mandela layak menerima warisannya, tetapi juga sekolah tempat dia dulu menuntut ilmu. Universitas Wits dan Fort Hare dan SMA tempat Mandela bersekolah turut diberikan beasiswa dan bantuan keuangan, masing-masing senilai US$9000 atau Rp109 juta.


Partai politik tempat Mandela dulu bernaung, Kongres Nasional Afrika (ANC) juga menerima sejumlah royalti. Dana tersebut akan digunakan untuk kebijaksanaan komite eksekutif partai, menyebarkan informasi tentang prinsip-prinsip dan kebijakan ANC, terutama tentang rekonsiliasi.


Beberapa asisten Mandela, bahkan termasuk asisten pribadinya yang lama, Zelda la Grange, turut menerima sebesar US$4.500 atau Rp549 juta.


Di dalam surat warisannya itu, Mandela menyebut rumah mereka di Houghton di Johannesburg--tempat dia menghembuskan nafas terakhir-- akan digunakan oleh keluarga putranya, Makghato.


"Ini merupakan harapan saya. Tempat itu akan menjadi sebuah tempat berkumpul bagi keluarga Mandela untuk mempertahankan persatuannya setelah kematian saya," tulis Mandela di surat wasiatnya.


Moseneke menyampaikan bahwa keluarga Mandela memiliki waktu selama 90 hari untuk mengajukan keberatan. Surat wasiat tersebut kali pertama ditulis tahun 2004 dan terakhir kali diamandemen tahun 2008.


Mandela meninggal pada bulan Desember lalu akibat terkena penyakit infeksi paru-paru.