Kapal China yang Mengangkut Ratusan Orang Tenggelam

Tim penyelamat melakukan pencarian pada kapal yang tenggelam di Sungai Yangtze.
Sumber :
  • REUTERS

VIVA.co.id - Kapal China yang mengangkut 458 orang, tenggelam di Sungai Yangtze, Senin malam, 1 Juni 2015.

Dilansir dari Reuters, Selasa, 2 Juni, lima orang sudah dipastikan tewas dari jasad yang ditemukan. Tim penyelamat telah menyelamatkan belasan orang dari kapal turis yang memiliki empat dek itu.

Nasib ratusan orang lainnya belum bisa dipastikan. Surat kabar China, People's Daily menyebut, ada beberapa penumpang yang masih terperangkap dalam keadaan hidup, di dalam kapal Eastern Star.

Sementara, kantor berita Xinhua dalam laporannya, menyebut tim penyelamat dapat mendengar suara minta tolong, dari dalam kapal. Puluhan kapal penyelamat berjuang mencapai kapal di tengah angin dan hujan deras.

Presiden Xi Jinping telah memerintahkan untuk dikerahkannya segala upaya. PM Li Keqiang disebut Xinhua, sedang dalam perjalanan menuju lokasi kecelakaan di provinsi Hubei.

Kapal itu disebut tidak berlebihan muatan, sehingga memiliki cukup rompi penyelamat bagi semua penumpang. Beberapa penumpang yang telah diselamatkan, ditemukan telah mengenakan rompi penyelamat.

Kapten kapal dan kepala teknisi, termasuk dalam beberapa orang yang telah diselamatkan. Mereka kini ditahan oleh polisi untuk dimintai keterangan. Otoritas navigasi Sungai Yangtze mengatakan, kapal tenggelam dengan cepat akibat tornado.

Sebanyak 406 orang dalam kapal adalah turis, yang berusia sekitar 50-80 tahun. Sementara 47 lainnya adalah kru kapal. Radio pemerintah menyebut kapal tenggelam dalam waktu dua menit, dan tidak ada peringatan bahaya yang dibunyikan.

Tujuh orang berenang ke pantai, untuk menyampaikan laporan tentang bencana. Hubei Daily dalam laporannya menyebut, perairan di mana kapal itu tenggelam, memiliki kedalaman sekitar 15 meter.

Kapal-kapal nelayan dilaporkan turut membantu proses penyelamatan. Lebih dari 1.000 orang polisi dengan 40 perahu karet juga sudah dikerahkan.

(mus)