Gagal Melahirkan Normal, Kepala Bayi Tertinggal di Kandungan

Sumber :
  • Pixabay
VIVA.co.id - Sebuah insiden mengerikan terjadi saat seorang ibu dalam proses melahirkan di India utara. Proses kelahiran sungsang dipaksakan, sehingga kepala bayi terputus dan tertinggal di dalam perut si ibu.

Dilansir Emirates 24/7 , Jumat, 20 November 2015, menurut keterangan para pejabat, mereka telah menetapkan dua tersangka, yaitu seorang dokter ahli Obstetri dan Ginekologi, Tayyaba Iqbal dan seorang perawat bernama Madhuri. Keduanya diduga menggunakan tali yang tebal, yang kemudian diikatkan pada kaki bayi, lalu menariknya keluar, hingga kepala bayi terputus.

 

Namun, Kepala Rumah Sakit di distrik Rampur, India, Shankar Lal Saraswat mengatakan, bayi itu sudah dalam keadaan meninggal di dalam kandungan sebelum dilahirkan. Mengetahui hal itu, dokter dan perawat kemudian menarik bayi malang itu dengan peralatan, yang secara tidak sengaja malah menyebabkan kepala bayi putus.

 

“Kami mengetahui bayi telah meninggal, dan dokter mencoba untuk mengeluarkannya. Kami sedang menyelidiki penyebab kepala bayi terputus,” ujar Shankar.

 

Kemudian, ibu bayi yang berusia 35 tahun itu pun dioperasi, untuk mengeluarkan kepala bayi yang masih tertinggal.

 

Kasus ini mengundang kecaman dan kemarahan publik. Demonstrasi besar dilakukan di depan rumah sakit yang berlokasi di distrik Rampur, negara bagian Uttar Pradesh setelah kejadian itu.

 

Polisi senior, Mohammad Tariq mengatakan, dokter dan suster itu kini sudah ditangkap. Kepolisian setempat mengatakan, dokter dan suster itu telah ditangkap setelah dua hari buron. Mereka dituduh melakukan pembunuhan.

 

“Mereka lari setelah bayi meninggal, kami sedang menyelidiki kasus dengan bantuan dokter,” kata Tariq. Tariq menambahkan, dokter dan suster itu kini sudah dipenjara dan tengah menunggu sidang di pengadilan.

 

Menurut
Journal of Neonatology
, kasus pemenggalan kepala bayi saat lahir sangat jarang terjadi. Mereka melaporkan, kejadian tersebut sebagai salah satu kejadian di antara 39 juta kelahiran.