Badai Salju Berlalu, Warga New York Bersih-bersih

Warga Kota New York bersihkan mobil dari tumpukan salju
Sumber :
  • REUTERS/Rickey Rogers

VIVA.co.id – Badai salju akhir pekan lalu sempat melumpuhkan kota New York dan beberapa kota besar di daerah tengah dan Pesisir Timur Amerika Serikat. Kini warga kota New York mulai membersihkan tumpukan salju. 

Setelah badai musim dingin dengan angin kencang dan hujan salju yang terus menerus selama satu hari satu malam mulai sabtu dini hari, warga kota megapolitan ini mulai membersihkan tumpukan salju  yang hampir menutupi seluruh kota.

Sebelumnya kota yang tak pernah tidur ini sempat lumpuh dan dinyatakan dalam kondisi darurat akibat badai salju dengan total salju paling banyak kedua sejak lebih dari satu seperempat abad lalu. Wali Kota de Blasio sempat mengeluarkan peraturan larangan berkendaraan di jalan sejak pukul 14.30 sabtu hingga 7.30 minggu, akibat badai yang lebih parah dari yang diperkirakan.

Selain kota New York beberapa kota atau wilayah lainnya menimbulkan korban jiwa sedikitnya 20 orang, dari beberapa negara bagian yang diterjang badai, yaitu tiga belas orang tewas dalam kecelakaan mobil di Arkansas, North Carolina, Kentucky, Ohio, Tennessee dan Virginia.

Satu orang meninggal di Maryland dan tiga orang di new york saat membersihkan tumpukan salju. Dua meninggal karena hipotermia di virginia, dan satu dari monoksida keracunan karbon di Pennsylvania.

Lebih dari dua ratus rumah terputus aliran listrik. Beberapa jam setelah badai, cuaca kota new york kembali cerah. Matahari bersinar cerah dan suhu udarapun berkisar nol derajat celcius. Beberapa jalan-jalan besar, ruas utama sudah terlihat hitam, bersih dari salju. Hal ini karena persiapan pemerintah kota yang telah mengantisipasinya.

Lebih dari 2300 petugas dari departemen sanitation disiagakan dan sebanyak 303 ribu ton garam khusus untuk mencairkan salju disiapkan. Beberapa bis umum maupun kereta yang sempat ditutup sudah beroperasi kembali. Namun di beberapa jalan di perumahan-perumahan, masih terlihat timbunan salju yang tingginya berkisar 50 cm.
Terlihat kesimbukan warganya membersihkan halaman rumah maupun mobil yang tertutup salju.

Beberapa diantaranya menikmati bersama keluarga, setelah seharian menghabiskan waktu di dalam rumah bersama keluarga/ untuk menghindari hal-hal yang diinginkan akibat badai musim dingin. Seperti badai-badai sebelumnya yang hampir setiap tahun, mereka alami. (ren)

Laporan: Yanri Subekti / tvOne New York