AS Prihatin Presiden Sudan Diundang ke KTT OKI di Jakarta

Presiden Sudan, Omar al-Bashir, bertemu dengan Presiden RI, Joko Widodo, di sela-sela KTT Luar Biasa OKI di Jakarta.
Sumber :
  • REUTERS/Darren Whiteside

VIVA.co.id - Kedatangan Presiden Sudan, Omar Hassan Ahmad al Bashir, ke Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Organisasi Konferensi Islam (KTT Luar Biasa OKI) di Jakarta ditanggapi secara prihatin oleh Amerika Serikat.

Melalui Duta Besarnya untuk Indonesia, Robert O'Blake, Amerika Serikat menyampaikan keprihatinannya atas kunjungan Presiden Sudan Omar Hassan Ahmad al-Bashir ke Indonesia. Pasalnya, al-Bashir sedang bermasalah dengan pelanggaran hukum internasional.
 
"Presiden Bashir dituntut oleh Mahkamah Pidana Internasional atau ICC atas kejahatan perang, kejahatan terhadap kemanusiaan dan genosida. Hingga saat ini surat perintah penangkapannya masih belum tuntas," demikian pernyataan Blake yang diterima oleh VIVA.co.id, Senin, 7 Maret 2016.
 
"Meskipun Amerika Serikat bukan salah satu anggota Statuta Roma, yang merupakan perjanjian untuk membentuk ICC, kami sangat mendukung upaya ICC untuk menuntut pihak-pihak yang bertanggung jawab atas genosida, kejahatan terhadap kemanusiaan, serta kejahatan perang di Darfur," kata Blake menambahkan. (ren)