Saingi China, India dan AS Perketat Pertahanan Laut

Kapal Induk Liaoning.
Sumber :
  • www.china-defense-mashup.com

VIVA.co.id – India dan Amerika Serikat membahas kerja sama lintas laut di Samudera Hindia sebagai langkah terbaru untuk memperkuat hubungan pertahanan, setelah China meningkatkan aktivitas bawah lautnya.

Kedua negara semakin memperhatikan jangkauan dan ambisi Angkatan Laut China, yang mengambil sikap tegas di Laut China Selatan dan mengantisipasi dominasi India di Samudera Hindia.

Pada April, New Delhi setuju membuka pangkalan militernya untuk Amerika Serikat sebagai bagian dari pertukaran akses teknologi alat utama sistem persenjataan (alutsista) guna membantu India mempersempit kesenjangan dengan China.

Kedua pihak juga mengatakan angkatan lautnya tengah mengadakan pembicaraan mengenai kapal selam antiperang (antisubmarine warfare), teknologi militer serta taktik dengan sekutu.

"Jenis keterlibatan ini akan menjadi jembatan untuk hubungan angkatan laut kedua negara. Kami berharap (kerja sama ini) akan tumbuh dari waktu ke waktu," kata seorang pejabat AS yang tidak disebutkan namanya, seperti dikutip kantor berita Reuters, Selasa, 3 Mei 2016.

Namun, juru bicara angkatan laut India menolak untuk mengomenari perihal kerja sama tersebut. Salah satu sumber anonim mengatakan, fokus untuk latihan bersama selanjutnya akan berlangsung di Laut Filipina Utara pada Juni 2016.

Para pejabat Angkatan Laut India mengatakan, kapal selam China diketahui berlayar rata-rata empat kali setiap tiga bulan. Beberapa terlihat di dekat Kepulauan Andaman dan Nikobar yang berada di Selat Malaka, di mana wilayah itu sebagai pintu masuk ke Laut China Selatan, yang lebih dari 80 persen pasokan bahan bakar China melewati jalur tersebut.

Laporan: Dinia Adrianjara