Pesan Obama Saat Hadiri Seremonial Korban Penembakan Dallas

Presiden Amerika Serikat, Barack Obama.
Sumber :
  • REUTERS/Kevin Lamarque

VIVA.co.id – Presiden Amerika Serikat, Barrack Obama, tak pernah bosan memohon agar semua warga negaranya menunjukkan persatuan dan saling memahami satu sama lain tanpa memandang ras.

Hal itu disampaikannya ketika memberikan pidato pada seremonial lima anggota polisi yang tewas di Dallas, Texas.

"Saya tahu saat ini Amerika sedang berjuang menghadapai apa yang terjadi selama seminggu terakhir. Insiden penembakan yang melibatkan ras menyebabkan pecahnya demokrasi kita," kata Obama, seperti dikutip dari situs Channel News Asia, Rabu 13 Juli 2016.

Ia juga menegaskan kehadirannya pada acara tersebut untuk mengajak agar warga negaranya tidak putus asa dan percaya bahwa sebenarnya AS tidak terpecah belah.

Obama, yang sebentar lagi akan pensiun, mengatakan dirinya memiliki banyak kenangan selama masa jabatannya menjadi presiden. Ia mengklaim telah melihat bagaimana semangat persatuan lahir dari sebuah tragedi.

Sebelunnya, Obama meminta dengan sangat agar "hubungan baik" antara pasukan polisi lokal dengan komunitas kulit hitam dan hispanik, tetap terjaga.

Dalam beberapa hari terakhir telah terjadi insiden penembakan yang melibatkan polisi dengan anggota komunitas kulit hitam. "Ketika insiden seperti ini terjadi, ada sebagian besar dari kita yang merasa seakan-akan perbedaan warna kulit membuat mereka diperlakukan dengan tidak sama," kata dia.

Ia juga menjelaskan, semua permasalahan yang ada saat ini bukanlah masalah yang dihadapi dengan adanya perbedaan warna kulit. Namun ini adalah masalah seluruh warga negara AS.