Istri Trump Tampik Langgar Imigrasi AS Saat Jadi Model

Donald Trump dan Melania Trump.
Sumber :
  • REUTERS/Gary Hershorn

VIVA.co.id - Melania Trump, istri calon Presiden dari Partai Republik Donald Trump, menyangkal tudingan bahwa dia melanggar aturan visa kerja di Amerika Serikat (H-1B) saat berprofesi sebagai model di New York pada 1995.

Menurut situs BBC, Jumat 5 Agustus 2016, dalam sebuah pernyataan, Melania mengaku selalu mengikuti Undang-Undang imigrasi AS "setiap saat".

"Semua tuduhan yang ada sangat tidak benar. Saya datang ke AS pada tahun 1996 menggunakan visa, memperoleh kartu hijau pada tahun 2001 dan menjadi warga negara AS pada tahun 2006," ujar Melania, melalui akun Twitter-nya.

Meski begitu, belum menjelaskan jenis visa apa yang dipakainya kala itu. Pasalnya, Melania mengatakan kalau ia mulai bekerja sebagai model di Paman Sama pada 1996, bukan 1995.

Sejumlah foto telanjangnya yang diterbitkan pada akhir pekan lalu oleh Tabloid New York, tampak terlihat bawah foto-foto itu diambil pada 1995 dari sebuah majalah model asal Prancis.

Koresponden BBC di Washington DC, Gary O'Donoghue, mengatakan, ketidaksesuaian pernyataan dan bukti foto itu kemudian menimbulkan pertanyaan mengenai status imigrasi Melania pada saat itu.

"Jelas menjadi pertanyaan. Apakah dia punya hak yang sah untuk bekerja atau tidak di AS," kata O'Donoghue.

Kubu Republik pecah?

Sementara, menanggapi rumor ini, mantan agen modelling Melania, Paolo Zampolli, seperti dikutip dari situs Abcnews, mengungkapkan bahwa Melania telah memperoleh visa kerja sah, atau yang dikenal sebagai visa H-1B, sebelum resmi menjadi model profesional pada pertengahan 1990-an.

Zampolli mengungkapkan, Melania harus kembali ke Slovenia selama beberapa bulan untuk memperbarui izin kerjanya.

"Saya tahu dia tidak akan bekerja sebelum memperoleh visa H-1B. Ketika saya menjadi partner kerjanya di agensi Metropolitan Model, Melania telah memiliki visa kerja yang saat itu bernama Melania Knauss," kata Zampolli.

Pada tiap rally kampanye, Trump selalu mengedepankan sikap garis kerasnya terhadap imigrasi ilegal.

Terkait isu Melania, Trump menolak untuk mengatakan sisa apa yang dimiliki istrinya dan kapan visa itu diperoleh.

Beredarnya rumor ini datang selama seminggu penuh gejolak terhadap kubu Donald Trump.

Ada laporan perpecahan mendalam di kubu Partai Republik setelah serangkaian pernyataan kontroversial yang dikeluarkan taipan New York itu.

(ren)