Tiga TKI yang Ditembak Polisi Malaysia Masih Diidentifikasi

Ilustrasi/mayat.
Sumber :
  • U-Report

VIVA.co.id – Tiga Tenaga Kerja Indonesia asal Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, dilaporkan tewas ditembak Polisi Diraja Malaysia. Jasad ketiga TKI itu saat ini masih berada di Rumah Sakit Johor Malaysia, dan dalam proses identifikasi.

Pihak Konsulat Jenderal RI di Johor Bahru, Malaysia, dan Direktorat Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, serta Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Mataram, telah mendapatkan sampel pihak keluarga untuk dicocokkan dengan para jasad ketiga TKI itu.

"Saat ini sedang diupayakan identifikasi tiga jenazah," kata Konsul Jenderal RI di Johor Bahru, Taufiqur Rijal, dalam keterangan tertulis, Jumat 23 September 2016.

Proses identifikasi ini akan dilakukan dengan membandingkan DNA jasad TKI itu dengan sampel dari pihak keluarga. Cara lainnya, "Mendatangkan para keluarga ke Malaysia untuk dapat langsung mengenali jenazah tersebut," kata Taufiqur.

Penembakan terhadap tiga TKI ini terjadi pada 6 September 2016 lalu, di Seremban, Negeri Sembilan, Malaysia. TKI yang tewas tertembak ini bernama Burhanuddin asal Desa Tarusa Kecamatan Buer; Firmansyah warga Desa Kalabeso Kecamatan Alas; dan Irwan Hidayat dari Desa Juru Mapin.

"Satu dari jenazah tersebut, berdasarkan data PDRM diketahui pernah dihukum 5 tahun penjara di Malaysia karena kasus perampokan," lanjut Taufiqur.

Meski begitu, KJRI belum mendapat keterangan yang rinci soal penyebab ketiganya ditembak.

(ren)