Trump Yakin Obama Menyukainya, Hanya Tak Mau Mengakui

Donald Trump dan Barack Obama saat pertama kali bertemu di Gedung Putih usai pilpres.
Sumber :
  • REUTERS/Kevin Lamarque

VIVA.co.id – Presiden AS Donald Trump yakin ia dan mantan Presiden AS Barack Obama memiliki semacam rasa yang aneh. Ia yakin, Obama sebenarnya menyukainya, hanya Obama tak mau mengakui.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump saat diwawancara oleh Fox News TV. Saat ditanya oleh presenter Bill O'Reilly, mengapa Trump berpikir bahwa Obama menyukainya, Trump menjawab dengan simpel, “Saya bisa merasakannya”.

"Ini adalah fenomena yang sangat aneh. Kami bergaul. Saya tak tahu apakah dia mau mengakui ini, tapi dia menyukai saya, dan saya juga menyukainya," ujar Trump seperti dikutip dari Metro, Selasa, 7 Februari 2017.

Trump lalu menambahkan, mereka berdua memang selalu menolak untuk saling menatap. "Kami melalui kampanye yang berat. Dia berjuang mati-matian untuk Hillary dibanding Hillary sendiri. Dia melakukan kampanye yang ganas terhadap saya. Saya juga melakukan kampanye yang ganas terhadapnya. Dan kami saling melontarkan kalimat kasar," tutur Trump.

Namun, menurut Trump, itu semua berakhir dan dilupakan setelah keduanya berada dalam satu mobil yang sama. "Dan kami masuk dan duduk dalam mobil yang sama. Lalu, kami melintasi sepanjang jalan Pennsylvania Avenue bersama-sama. Dan kami sama sekali tak membicarakan itu semua. Politik sangat menakjubkan," ujar Trump. (art)