Italia Yakin RI Bisa Jadi Contoh Kelola Keragaman Budaya

Duta Besar Esti Andayani menyerahkan Surat Kepercayaan dari Presiden Joko Widodo atas penunjukkannya sebagai Dubes Republik Indonesia untuk Italia kepada Presiden Sergio Mattarella.
Sumber :
  • KBRI Roma

VIVA.co.id – Italia menilai Indonesia bisa menjadi contoh dalam mengelola keragaman sosial budaya dengan penduduknya yang majemuk. Itu sebabnya Italia antusias untuk mengembangkan kerjasama bilateral dengan Indonesia dalam waktu dekat.

Demikian menurut Presiden Italia, Sergio Mattarella, saat menerima kunjungan Duta Besar baru Republik Indonesia, Esti Andayani. Bertempat di Istana Kepresidenan Italia, Kamis waktu setempat, Dubes Esti  menyerahkan Surat Kepercayaan (Letter of Credence) dari Presiden Joko Widodo atas penunjukkannya sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Republik Italia kepada Presiden Mattarella.

“Indonesia sebagai negara dengan penduduk yang majemuk dan dapat menjadi contoh dalam mengelola keragaman sosial budaya. Dalam hal ini, diharapkan dalam waktu dekat dapat dilaksanakan kegiatan dialog antarbudaya dan antarkeyakinan antara Indonesia dan Italia,” kata Mattarella, seperti yang disiarkan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Roma, 19 Mei 2017.

Dalam pertemuan itu, Presiden Mattarella juga kembali menyampaikan undangannya agar Presiden Jokowi dapat melaksanakan kunjungan kenegaraan ke Italia. Dia pun menekankan pentingnya promosi pariwisata dan budaya untuk meningkatkan saling pengertian maupun kerja sama antara masyarakat kedua negara.

Sementara itu, Dubes Esti menyampaikan salam dari Presiden Joko Widodo untuk Presiden dan seluruh warga negara Italia seraya menegaskan komitmen Pemerintah Indonesia untuk mempererat kerja sama bilateral kedua negara. “Penugasan saya di Italia ini merupakan bagian dari upaya-upaya pencapaian visi dan misi Pemerintah RI sebagaimana tertuang dalam Nawacita Presiden Joko Widodo,” kata Esti kepada Presiden Mattarella.  

Keduanya optimis kemitraan RI-Italia akan semakin terjalin, seiring dengan kerja sama dalam berbagai forum internasional, termasuk forum negara-negara dengan kekuatan ekonomi terbesar di dunia, G20.
Selain itu dibahas pula tindak lanjut kerja sama yang menjadi komitmen kedua negara pada saat kunjungan kenegaraan Presiden Sergio Mattarella ke Indonesia bulan November 2015.

Indonesia Surplus

Sementara itu, kunjungan Menteri Pembangunan Ekonomi Italia, Carlo Calenda, yang disertai Delegasi Bisnis dari Italia ke Jakarta tanggal 15-16 Mei 2017 menghasilkan sejumlah kesepakatan kerja sama baru. Hal ini mencerminkan adanya peningkatan hubungan ekonomi dan perdagangan yang saling menguntungkan.

Charles F. Hutapea, Counsellor Penerangan Sosial dan Budaya dari KBRI Roma, mengungkapkan bahwa pada 2016 lalu total nilai perdagangan bilateral RI – Italia mencapai hampir US$3 miliar. Dari perdagangan tersebut, Indonesia mengalami surplus sebesar US$185 juta.

Sementara itu, minat masyarakat Italia untuk lebih mengenal Indonesia juga semakin meningkat. Sejumlah 80 ribu wisatawan Italia berkunjung ke Indonesia pada tahun 2016, dan pelajar serta mahasiswa Italia yang belajar ke Indonesia pun menunjukkan kenaikan jumlah dari tahun ke tahun. Pada bulan April 2017, WNI di Italia sejumlah 2585 dengan 401 diantaranya adalah pelajar.