Pelayan Warteg di Bekasi Dibegal hingga Didorong ke Sungai

Ilustrasi penganiayaan.
Sumber :
  • www.pixabay.com/bykst

VIVA – Pelayan Warteg (Warung Tegal) di Perumahan Irigasi Danita Kota Bekasi dibegal oleh rekan yang baru dikenalnya, Rabu malam 23 September 2020. Modusnya, pelaku meminta korban buka celana dan akhirnya didorong ke dalam sungai.

Korban bernama Wartono (28 tahun) mengaku baru mengenal pelaku yang bernama Raihan melalui jejaring WhatsApp. Tak lama keduanya janjian untuk bertemu.

"Pelaku menjemput saya untuk diajak berkeliling naik sepeda motor," kata Wartono, kepada wartawan.

Baca Juga: Badan Lecet, Pelaku Pemerkosa Anak Angkat Tangan Dicambuk 169 Kali

Selanjutnya, kata dia, pelaku memberhentikan laju sepeda motornya di dekat sungai yang kondisinya gelap. Di situ juga, pelaku meminta korban untuk membuka celana.

"Alasan pelaku ke saya, dia takut saya bawa senjata. Jadi diminta untuk buka celana," katanya.

Tak seberapa lama, pelaku mendorong korban ke dalam sungai yang berlumpur. Di situ juga pelaku melarikan diri sambil membawa harta benda korban. "Ada handphone, ATM sama isi dompet yang dibawa," ujarnya.

Usai kejadian itu, korban dibawa ke kantor Pos RW untuk mendapat pertolongan.

Kapolsek Bekasi Timur Kompol Sutoyo membenarkan kejadian itu. Tapi, sejauh ini pihaknya belum mendapat laporan.

"Kita belum terima laporan, lebih baik korban bikin laporan untuk kita tindak lanjuti," kata Sutoyo ketika dikonfirmasi VIVA, Kamis, 24 September 2020. (ren)