Polisi Sebut Pria Penggal dan Cincang Ayahnya di Samosir Gangguan Jiwa

Ilustrasi : Garis polisi di rumah korban pembunuhan
Sumber :
  • VIVA.co.id/Yandi Deslatama

Tidak melarikan diri

Penganiayaan yang berakhir dengan pembunuhan itu, kata Suhartono, berlangsung dengan cepat. Mulanya saat korban sedang makan malam, tiba-tiba pelaku keluar dari kamar dan mengamuk, memukul ayahnya dengan kayu, lantas menebasnya dengan parang.

Ilustrasi Korban pembunuhan

Photo :
  • VIVA.co.id/M. Ali. Wafa

Pelaku kemudian menyeret ayahnya yang terluka parah itu keluar rumah. Setelah berada di luar rumah, pelaku menghabisi ayahnya menggunakan kapak kayu yang biasa sehari-hari dipakai membelah kayu bakar. Pelaku membantai ayah tepat di bagian kepala hingga hancur. Pelaku lalu mengeluarkan organ tubuh ayahnya dari perut kemudian dia buang.

Usai pembantaian itu, pelaku tidak melarikan diri. Petugas kemudian menyuruh pelaku untuk keluar dari dalam rumah. Si pelaku keluar dari dalam rumah dan langsung digelandang ke kantor Polres Samosir. 

"Selain membantai ayahnya hingga meninggal dunia, BS juga kemudian melukai Kostaria Simarmata, ibunya. Kostaria kini telah dibawa ke RSUD Hadrianus Sinaga mendapatkan perawatan," katanya, tanpa menjelaskan motif atau latar belakang pelaku membantai dan menganiaya ayah dan ibunya.