Guru Bejat Cabuli 2 Siswinya, Korban Diberi Rp20 Ribu untuk Ongkos

Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko beri keterangan pers kasus pencabulan.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Putra Nasution

"Saat itu ibu korban menelpon pelaku dan membuat pelaku terbangun. Saat ditanya oleh ibu korban, pelaku tak mengakui kalau korban sedang bersamanya di hotel," kata Riko.

Ironisnya lagi, korban ditinggal begitu saja oleh pelaku dan tinggalkan uang untuk ongkos pulang.

"Usai ditelpon oleh ibu korban, pelaku pun meninggalkan korban begitu saja di hotel sambil memberikan uang sebesar Rp20 ribu," kata Riko.

Beberapa hari kemudian, hal yang sama dialami siswi lainnya. Dengan modus dilakukan pelaku mengajak jalan-jalan korban dengan mobilnya. Setiba di jalan tol, PG memberhentikan laju mobilnya.

Korban sempat melawan pelaku, tapi PG terus memaksa hingga mengancam korban akan ditinggalkan di jalan tol. Korban pasrah lalu menuruti keinginan pelaku.

Setelah itu, keluarga korban tidak terima perbuatan PG. Membuat laporan ke Mako Polrestabes Medan. Riko pun mengimbau kepada korban lain yang pernah mengalami tindak pelecehan pelaku agar tidak takut membuat laporan ke polisi.


 
"Pelaku kita tangkap tak jauh dari rumahnya. Selain dua korban ini, Ada korban lainya yang merupakan alumni sekolah tersebut dan juga sudah membuat laporan pengaduan. Kami harap jika ada korban lainya agar bisa melaporkanya pada kepolisian," jelas Riko.