Pratu J yang Tikam Pengamen hingga Tewas Bisa Dilacak karena KTA Tertinggal di Motor

Ilustrasi lokasi kejadian.
Sumber :
  • VIVAnews/ Zahrul Darmawan.

Jakarta - Anggota Tentara Nasional (TNI) Angkatan Darat, Pratu J (27), ditangkap usai menusuk seorang pengamen gerobak keliling inisial D (23) di Jakarta Pusat. Pihak kepolisian berhasil menemukan jejak Pratu J dari kendaraannya yang tertinggal di lokasi kejadian.

"Pelaku terindikasi sudah diamankan berdasarkan tadi motor yang tertinggal di TKP," ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin, Sabtu, 10 Juni 2023.

Komarudin mengatakan, pihaknya menemukan Kartu Tanda Anggota (KTA) TNI AD di dalam jok usai menggeledah motor Pratu J. Pihak kepolisian pun berkoordinasi dengan TNI untuk melacak KTA tersebut. 

ilustrasi

Photo :
  • 645630

Terpisah, Danpomdam Jaya Kolonel Cpm Irsyad Hamdie Bey Anwar menjelaskan setelah ditelusuri KTA tersebut betul milik prajurit TNI AD Pratu J. Diketahui Pratu J sendiri berdinas di Komando Daerah Militer (Kodam) XVI/Pattimura Ambon. 

"Kita langsung melakukan pelacakan terhadap tanda-tanda yang ada, yang pertama KTA yang ditemukan dalam motor. Kemudian kita juga mencari informasi kesatuannya dan tempat tinggalnya di mana kemudian kami dapat. Kemudian kami bersama-sama melakukan penangkapan," ujar Irsyad. 

Saat ini Pratu J sudah ditahan di Pomdam Jaya Guntur. Pihaknya masih menyelidiki lebih dalam kasus penusukan yang dilakukan Pratu J. 

"Diamankan di Pomdam Jaya Guntur. Iya betul kami langsung laksanakan penahanan," ujarnya. 

Irsyad sebelumnya menjelaskan, Pratu J merupakan Anggota TNI AD yang berdinas di Kodam XVI Pattimura Kepulauan Maluku. Dia berada di Jakarta karena sedang mendapatkan tugas khusus dari satuannya.

Saat mengemban tugas khusus itu, Pratu J kemudian berkunjung ke Kota Tua bersama teman-temannya. Untuk mengisi waktu luang, Pratu J kemudian mengunjungi kawasan Kota Tua bersama dengan rekannya yang merupakan warga sipil.

“Yang bersangkutan sedang ada tugas khusus dari komandan satuannya di Jakarta. Kemudian, karena sedang ada waktu kosong malam hari itu, korban bersama kawan-kawannya (yang bukan anggota TNI) keluar,” ujar Irsyad Dalam keterangannya kepada awak media, Kamis 8 Juni 2023.

Saat berkunjung ke Kota Tua tersebut, Pratu J bersama rekan-rekannya menyewa dangdut dorong milik korban. Kemudian, mereka berpesta miras hingga mabuk. 

Diduga karena pengaruh alkohol itu membuat Pratu J kehilangan kendali. Dia cekcok dengan Pengamen jalanan berinisial D yang merupakan korban penusukan.

Pelaku dan korban akhinya berkelahi sampai akhirnya pelaku menikam korban hingga tewas. “Sementara bisa diduga ada kesalahpahaman karena memang kondisi sedang di bawah pengaruh alkohol atau mabuk,” ujarnya.