Sandi Jadi Cawapres, OKE OCE Tetap Prioritas Masuk RPJMD DKI

Sandiaga Uno saat meluncurkan OK Oce Coffee
Sumber :
  • VIVA.co.id/Muhamad Solihin

VIVA – Program OK OCE di DKI terus berjalan meski tak dinaungi lagi oleh Sandiaga Uno yang sudah tak menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI. Ketua Umum Perkumpulan OK OCE (PGO OK OCE), Faransyah Jaya mengatakan dalam dua pekan terakhir, masyarakat yang mendaftar OK OCE melonjak.

Dia menyebut dalam jangka waktu kurang 1 bulan, tepatnya dari 10 Agustus 2018 hingga 7 September 2018, total peserta baru yang bergabung dengan gerakan OK OCE mencapai 3.667 anggota.  

"Justru hikmah dan dampak positif yang dirasakan oleh PGO OK OCE adalah dalam dua minggu terakhir pendaftaran dan minat masyarakat melonjak tinggi," kata Faransyah, dalam keterangannya, Senin, 10 September 2018.

Bagi dia, pemberitaan yang merak di media massa soal tutupnya gerai OK OCE Mart dalam dua minggu terakhir jadi pembelajaran. Salah satunya terkait tutupnya gerai OK OCE Mart di Kalibata, Jaksel. Adanya gerai tutup menurutnya siklus normal di dalam bisnis.  

“Kami dan peserta OK OCE belajar bahwa dampak dari pemberitaan ini justru alhamdulillah positif. Peserta yang bergabung bahkan semakin banyak," tuturnya.

Faransyah menambahkan sejak awal, Sandiaga Uno sebagai penggagas menekankan OK OCE adalah gerakan dan tidak tergantung pada figur tertentu. Ia menekankan, sebagai gerakan, OK OCE menjadi lebih organik dan perkembangan akan berjalan. Faktor yang penting karena masyarakat butuh lapangan kerja dan OK OCE membuat ekosistem gerakan itu.  

Sementara, sejak awal diluncurkan, program OK OCE juga sudah berhasil banyak menciptakan kisah sukses. Salah satunya yang dialami Siti, warga Kelurahan Makassar, Jakarta Timur.

Program Jangka Panjang

Program OK OCE saat ini sudah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemprov DKI. Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan DKI Jakarta, Irwandi memastikan OK OCE sudah masuk RPJMD dalam program lima tahunan.

“Program ini sudah masuk Perda dan masuk RPJMD.  Ini akan menjadi program 5 tahunan, program jangka panjang,” kata Irwandi.  

Irwandi mengatakan, jika program OK OCE tak berlanjut, maka target besar DKI Jakarta menciptakan 40 ribu usahawan baru dalam satu tahun atau 200 ribu usahan per lima tahun tidak akan tercapai.  

“Kami tetap lanjut, peserta dan anggota Alhamdulillah menyambut baik program ini dan meski Bang Sandi sebagai penggagas tidak menjabat lagi, kami tetap berjalan,” tutur Faransyah.

Adapun Sandi saat ini diplot sebagai advisor dalam struktur kepengurusan. Awalnya, Sandi merupakan pencetus gerakan program OK OCE. Sandi mempromosikan OK OCE ketika maju sebagai cawagub DKI di Pilkada 2017 lalu.