Chikungunya Serang Puluhan Warga di Bogor

Warga Bogor menderita chikungunya didatangi petugas kesehatan.
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Muhammad AR (Bogor)

VIVA – Wabah chikungunya menyerang puluhan warga di Kampung Pasarean, Desa Pasarean, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. 

Para penderita dari anak-anak hingga dewasa mengalami nyeri sendi dan demam. "Pusing kepala, badan nyeri, demam, sudah ke dokter katanya terkena chukungunya," kata salah seorang warga, Mualim diwawancarai VIVA, Senin, 8 Juli 2019. 

Istri Mualim, Jojoh, juga mengalami gejala serupa. Sepekan lebih ia hanya tergolek lemas di atas kasur. Sekujur tubuhnya meriang dan mengalami nyeri persendian. 

Dia mengaku tidak bisa bergerak serta sulit beraktivitas. "Kayak robot lah, susah bergerak. Ini sudah seminggu," ujarnya. 

Tokoh masyarakat setempat, Ruhiat Surjana, mengatakan saat ini penderita chikungunya di desanya sudah lebih dari satu RW. Ada sekitar 140 orang dari mulai anak-anak sampai dewasa. "Ya saya berharap Dinas bisa bertindak sebelum penyebarannya karena sudah lebih dari empat bulan," katanya.

Kepala Puskesmas Cibening Pamijahan, dokter Prambufi Arief, menjelaskan wabah chikungunya ini terjadi sejak Mei lalu. Tercatat lebih dari 30 orang ditangani langsung oleh pihak puskesmas dengan penyuluhan dan fogging

Namun sepekan ini warga yang mengeluhkan hal serupa bertambah. "Kami suspect sudah ada 80 warga yang terkena yang sedang kami tangani. Ini pengaruh penyebaran nyamuk di lingkungan warga," katanya. (ase)