Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Selasa, 24 Maret 2020 | 11:21 WIB

Update Peta Persebaran Corona COVID-19 di Depok

Team VIVA »
Ezra Sihite
Zahrul Darmawan (Depok)
Foto :
  • VIVAnews/Zahrul Darmawan
Peta persebaran kasus Corona di Depok

VIVA – Data warga Depok yang masuk kategori Pasien dalam Pengawasan (PDP) dan Orang dalam Pemantauan (ODP) terkait Corona Virus Disease (COVID-19) merangkak naik dan tersebar nyaris merata di sejumlah kecamatan di kota tersebut.      

Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Depok yang dirilis pada Senin 23 Maret 2020, jumlah PDP yang sebelumnya 87 orang saat ini menjadi 121 orang dengan 11 di antaranya dinyatakan selesai dan 110 orang dalam pengawasan.

Baca Juga

Sedangkan ODP dari 393 orang, hari ini menjadi 402 orang. 185 diantaranya selesai (dinyatakan negatif) sedangkan 216 lainnya dalam pemantauan. 

“Kasus positif 13 orang. Jumlahnya masih sama dengan hari Minggu kemarin. Sembuh 4 orang, meninggal tidak ada,” kata Wali Kota Depok Mohammad Idris dilansir pada Selasa 24 Maret 2020.

Terpopuler

Zona sebaran PDP dan ODP terkait Corona COVID-19 di Kota Depok yakni:

Kecamatan Limo 35 orang, Kecamatan Sawangan 22 orang, Kecamatan Cilodong 32 orang, Kecamatan Sukmajaya 65 orang, Kecamatan Cinere 14 orang, Kecamatan Cimanggis 58 orang, Kecamatan Cipayung 18 orang, Kecamatan Pancoran Mas 61 orang, Kecamatan Beji 50 orang, Kecamatan Tapos 45 orang, Kecamatan Bojongsari 26 orang, luar Depok 52 orang, dan alamat masih dalam konfirmasi 44 orang.

Dengan terus meningkatnya penyebaran COVID-19 di Depok, gugus tugas terus melakukan langkah-langkah taktis, diantaranya terus melakukan sosialisasi menggunakan beragam media, yang dilakukan secara masif di area-area publik. 

“Kami melakukan penyemprotan disinfektan di berbagai titik dan tempat-tempat publik di seluruh Depok secara bertahap. Mulai dua hari yang lalu sampai hari ini dan seterusnya,” ujarnya

Kemudian untuk komunikasi informasi kegawatdaruratan COVID-19 bisa menghubungi 119 dan 112 yang beroperasi selama 24 jam. 

“Secara khusus dapat konsultasi medis yg bisa dilakukan melalui telemedis di 112 yg akan dilayani oleh tenaga medis atau dokter,” ujar dia.

Lebih lanjut Idris pun kembali mengingatkan, warga Depok untuk tetap tinggal di rumah. Jaga jarak sosial dan jarak fisik agar penyebaran Corona COVID-19 dapat dihentikan secara bersama-sama.

“Perlu diingatkan bahwa dalam salah satu pesan profetik disebutkan dalam kondisi wabah jika kita bisa berdiam diri di rumah seraya berikhtiar menjaga hidup bersih dan sehat dengan sabar dan berharap pahala serta keyakinan bahwa Tuhan maha penolong dan pelindung niscaya baginya pahala seperti pahala syahid,” kata dia lagi.

Baca juga: Jokowi Peringatkan Kepala Daerah, Jangan Asal Lockdown karena Corona

Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpapar Corona, Ini Data Tenaga Medis Meninggal Dunia
TVONE NEWS - sekitar 1 bulan lalu
Terbaru