PSBB di Jakarta, MRT Tutup 3 Stasiun

MRT Jakarta (Jakarta Metro Mass Rapid Transit)
Sumber :
  • vivanews/Andry Daud

VIVA –  Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memperkuat upaya pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19, dengan mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Melalui Seruan Gubernur DKI Jakarta, penggunaaan transportasi publik selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) DKI Jakarta semakin dibatasi.

Terbaru, pihak PT MRT Jakarta (Perseroda) kembali melakukan perubahan kebijakan layanan operasi MRT Jakarta dengan tidak mengoperasionalkan tiga stasiun. Adapun ketiga stasiun tersebut yakni Stasiun ASEAN, Stasiun Blok A dan Stasiun Haji Nawi

Direktur Operasional dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta (Perseroda), Muhammad Effendi mengatakan pembatasan operasional stasiun tersebut guna mendukung kebijakan PSBB di Jakarta.

“Mulai hari Senin (20 April), MRT Jakarta tidak berhenti dan tidak memberangkatkan penumpang dari tiga stasiun yaitu Stasiun ASEAN, Stasiun Blok A, dan Stasiun Haji Nawi,” ujar Effendi dalam keterangan tertulisnya, Minggu 19 April 2020.

Selain pembatasan operasional stasiun, perubahan selang waktu keberangkatan kereta juga akan berubah menjadi 30 menit.
?
Perubahan jadwal operasi ini menguatkan penerapan aturan sebelumnya seperti waktu operasional MRT 06.00-18.00 WIB, maksimal 60 orang per kereta, pengguna jasa wajib menggunakan masker di lingkungan MRT Jakarta, dan penerapan jaga jarak fisik antarpengguna jasa baik di kereta maupun area stasiun.

Selama Maret 2020 lalu, jumlah pengguna jasa MRT Jakarta tercatat sekitar 1.403.638 orang atau turun hingga 49 persen dibandingkan dengan Februari 2020. Pengguna harian yang biasanya mencapai 90 ribu orang sekarang menjadi sekitar 45 ribu orang.