Ini Tahapan Pilkada DKI Putaran Dua
- VIVAnews/ Muhamad Solihin
Yaitu mulai tanggal 11 Oktober hingga 30 Oktober 2012. Setelah itu, KPU Provinsi DKI Jakarta akan menyampaikan putusan MK dan penetapan pasangan calon terpilih kepada DPRD DKI mulai tanggal 31 Oktober hingga 2 November 2012. Penetapan pasangan calon yang terpilih akan diumumkan pada 2 November mendatang. "Kami mengimbau semua pihak untuk menyukseskan seluruh proses pemillukada putaran kedua ini," ucap Suhartono.
Seperti diketahui, penghitungan suara secara cepat (quick count) menempatkan pasangan Jokowi-Ahok di peringkat pertama hasil Pilkada DKI Jakarta putaran pertama. Sedangkan pasangan Foke-Nara berada di urutan kedua. Pasangan Hidayat-Didik menempati peringkat tiga, Faisal-Biem nomor empat, Alex-Nono kelima, dan Hendardji-Riza di nomor buntut.
Seperti diketahui, penghitungan suara secara cepat (quick count) menempatkan pasangan Jokowi-Ahok di peringkat pertama hasil Pilkada DKI Jakarta putaran pertama. Sedangkan pasangan Foke-Nara berada di urutan kedua. Pasangan Hidayat-Didik menempati peringkat tiga, Faisal-Biem nomor empat, Alex-Nono kelima, dan Hendardji-Riza di nomor buntut.
Bila hasil penghitungan KPU bersesuaian dengan quick count, bakal ada putaran kedua Pilkada DKI. Ini karena tidak ada pasangan calon yang memperoleh suara lebih dari 50 persen.
Berikut hasil quick count dari beberapa lembaga survei:
Saiful Mujani Research and Consulting:
1. Foke-Nara: 33,54 persen
2. Hendardji-Riza: 2,02 persen
3. Jokowi-Ahok: 43,14 persen
4. Hidayat-Didik: 11,24 persen
5. Faisal-Biem: 5,08 persen
6. Alex-Nono: 4,98 persen
Lingkaran Survei Indonesia (LSI):
1. Foke-Nara: 34,17 persen
2. Hendardji-Riza: 1,82 persen
3. Jokowi-Ahok: 43,04 persen
4. Hidayat-Didik: 11,77 persen
5. Faisal-Biem: 4,83 persen
6. Alex-Nono: 4,37 persen (eh)