Mirip Kasus Akseyna, Wanita Ini Tewas di Empang

Lokasi penemuan mayat (ilustrasi)
Sumber :
  • VIVAnews/Zahrul Darmawan

VIVA.co.id - Aparat kepolisian Polda Metro Jaya dan Polres Tangerang, masih menyelidiki penemuan di sebuah empang di Balaraja, Kabupaten Tangerang.

Pada tangan korban, terdapat ikatan yang diberi pemberat batu yang membuatnya tenggelam.

"Dari hasil olah TKP, korban diduga meninggal secara tidak wajar. Diduga dibunuh, karena ada pemberat batu bata yang diikatkan di tangan korban," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti, Selasa 11 Agustus 2015.

Baca juga:

Dari hasil visum juga ditemukan ada bekas luka pada rahang korban. Diduga korban mendapat kekerasan benda tumpul.

"Sebelum dicemplungin ke kolam, diduga korban mendapat penganiayaan," ungkap Krishna.

Warga menemukan jasad korban di dalam empang yang sudah menyurut dan berwarna hijau. Saat ditemukan, jenazah korban dalam keadaan tertelungkup.

"Itu empang airnya sudah surut, cuma tinggal semeteran tinggi airnya. Warga curiga ada yang menyembul," kata Krishna.

Baca juga:

Namun, pihak kepolisian saat ini belum bisa memastikan penyebab pasti kematian perempuan tersebut.

"Kami masih terus lakukan pendalaman, apakah kecelakaan, atau mayat ini korban tindak pidana," jelas Krishna

Saat ini, tim dari Polda Metro Jaya bersama Polres Tangerang, masih menyelidiki kasus ini. Sejumlah saksi pun telah dimintai keterangan polisi terkait pembunuhan ini.

Mayat berjenis kelamin wanita ini ditemukan warga disebuah empang di Kampung Nagreg RT 04/01 Desa Sentul, Balaraja, Kabupaten Tangerang. Mayat wanita ini baru diketahui, setelah empang surut pada 24 Juni 2015.

Tidak ada identitas yang melekat di tubuh korban. Saat ditemukan, jasad korban tertelungkup dan sudah berlumuran lumpur, serta nyaris tidak dikenali wajahnya. (asp)