Belum Puas, Ahok Akan Lantik Lagi Pejabat DKI

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok
Sumber :
  • Fajar GM - VIVA.co.id

VIVA.co.id - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, merasa belum puas dengan pelantikan pejabat besar-besaran yang telah dilakukan untuk keempat kalinya pada tahun ini, pada Jumat pekan lalu, 4 September 2015.

Jumat pekan ini, Ahok, sapaan akrab Basuki, mengatakan, ia akan kembali melantik pejabat. Seperti biasa, pelantikan dilakukan terhadap pejabat baru, menggantikan pejabat sebelumnya yang didemosi atau dicopot dari jabatannya.

Pada pelantikan kali ini, Ahok mengatakan, nama-nama pejabat yang didemosi ditentukan sendiri oleh pimpinan tertinggi dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tempat pejabat yang akan didemosi bekerja.

"Saya kasih dia (pimpinan SKPD) waktu seminggu, untuk kasih tahu siapa yang mau dia ganti. Karena dia kan yang sudah tahu di dalam jajarannya bagaimana. Kalau dia sudah tahu siapa yang harus diganti, saya suruh dia datang ke saya," ujar Ahok di Balai Kota DKI, Senin 7 September 2015.

Ahok mencontohkan, Wali Kota Jakarta Utara, Rustam Effendi, yang telah menyodorkan nama-nama kepala Suku Dinas yang harus diganti. Ahok mengatakan, kali ini ia memang cukup memberi penekanan kepada jajarannya di wilayah Kotamadya Jakarta Utara.

Hal ini dikarenakan wilayah tersebut adalah wilayah utama yang berperan dalam upaya penanganan banjir di Jakarta menjelang musim hujan 2016-2017.

"Saya bilang, Jakarta Utara itu betul-betul kunci untuk mengatasi banjir. Semua air akan masuk ke utara dulu, sebelum masuk ke laut. Makanya, saya enggak mau kasih toleransi. SKPD di Jakarta Utara itu harus bagus," ujar Ahok.

Ahok mengungkapkan, mekanisme pendemosian dengan menunjuk pimpinan SKPD untuk menentukan sendiri pejabat yang akan didemosi, adalah cara baru untuk membersihkan pemerintahan dari pejabat yang berkinerja buruk.

Ia mengatakan, pelantikan pada Jumat kemarin hanya menyentuh pimpinan tertinggi dari masing-masing SKPD. Pada pelantikan Jumat esok, pejabat di tingkat kepala biro atau kepala badan juga akan tersentuh.

"Jadi, masih ada jajaran SKPD yang belum beres. Makanya Jumat besok mau kami bereskan," ujar Ahok.